Jakarta (ANTARA) - WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan layanan berlangganan baru untuk pengguna aplikasi WhatsApp reguler yang diberi nama WhatsApp Plus.

Layanan berlangganan ini disebutkan bakal tersedia baik untuk pengguna Android dan iOS dengan sistem berlangganan bulanan.

Mengacu pada unggahan X @WaBetaInfo, Kamis (5/3), layanan ini masih dalam tahapan pengembangan sehingga memang belum dirilis secara publik.

Baca juga: Cara mencegah nomor tak dikenal menyebut Anda di status WhatsApp

Baca juga: WhatsApp luncurkan fitur perlindungan pengguna dari serangan siber

Sejauh ini diketahui dalam pengembangannya bahwa WhatsApp Plus akan menawarkan beberapa opsi kustomisasi untuk mengubah tema aplikasi, ikon aplikasi, dan warna aksen.

Ini termasuk pilihan 14 ikon baru dan beberapa pilihan warna untuk elemen antarmuka. Penambahan ini akan memberi pengguna lebih banyak kendali atas tampilan aplikasi.

Layanan berlangganan ini juga menawarkan pilihan untuk menyematkan obrolan hingga 20 obrolan. Jumlah yang lebih tinggi hingga delapan kali lipat dibandingkan batasan WhatsApp reguler yang saat ini hanya mampu menyematkan tiga obrolan.

Perluasan penyematan obrolan ini memberi pengguna lebih banyak fleksibilitas untuk menjaga percakapan penting lebih mudah diakses.

Selain itu, akan ada juga nada dering eksklusif yang hanya tersedia untuk pelanggan berbayar.

Baca juga: WhatsApp luncurkan sejumlah fitur baru untuk obrolan grup

Setiap nada dering memiliki gaya khas sendiri dan akan memudahkan pengguna mempersonalisasi notifikasi panggilan berdasarkan suasana hatinya.

Ke depannya fitur-fitur lain mungkin akan bermunculan mengingat layanan ini masih dalam tahap pengembangan.

Hal yang jelas, layanan berbayar ini memperluas cara pengguna untuk mempersonalisasi dan meningkatkan pengalaman mereka di aplikasi WhatsApp.

Jika nantinya dirilis, maka WhatsApp Plus bersifat opsional dan tidak mengharuskan pelanggan untuk berlangganan untuk menggunakan layanan dasar WhatsApp.

Fitur penting seperti mengirim pesan chat, video call, dan fitur keamanan maupun privasi dipastikan tetap bisa diakses oleh semua pengguna tanpa berbayar.

Belum ada konfirmasi resmi dari WhatsApp mengenai harga langganan ataupun tanggal peluncuran layanan baru ini.

Baca juga: WhatsApp sedang kembangkan fitur pengiriman pesan terjadwal

Baca juga: Komisi Eropa ajukan keberatan Meta batasi akses AI di WhatsApp

Baca juga: Layanan keuangan digital andalkan WhatsApp perkuat ekosistem layanan

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.