Istanbul (ANTARA) - Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, Kamis (5/3), mengatakan ketegangan di Timur Tengah telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan setelah serangan udara terhadap Iran dan meminta mengintensifkan upaya-upaya diplomatik untuk mencegah eskalasi lebih jauh.
Di Ankara, Erdogan mengatakan situasi regional itu menjadi sangat mencekam setelah serangan itu dan bahwa ratusan warga sipil, termasuk anak-anak yang tidak berdosa, kehilangan nyawa. Erdogan menuturkan Turkiye akan terus waspada dalam melindungi perbatasan dan ruang udaranya.
"Jika muncul risiko terhadap keamanan negara kami, kami akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan dengan berkoordinasi bersama para sekutu kami," ujar Erdogan.
Turkiye akan melanjutkan upaya diplomatik multifaset untuk mencegah pertumpahan darah lebih lanjut di kawasan itu dan menghentikan ketegangan agar tidak meningkat hingga titik yang tidak dapat dikendalikan, ujar Erdogan.
Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.