New York (ANTARA news) - Wall Street membukukan kenaikan untuk ketiga hari berturut-turut pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah saham-saham perusahaan minyak dan penambang melonjak didorong harga komoditas yang lebih tinggi.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 257,42 poin (1,59 persen) menjadi ditutup pada 16.453,83.

Indeks berbasis luas S&P 500 berakhir naik 31,24 poin (1,65 persen) menjadi 1.926,82 sementara indeks komposit Nasdaq bertambah 98,11 poin (2,21 persen) menjadi 4.534,06.

Sentimen itu didorong oleh kenaikan 7,2 persen harga minyak mentah Brent setelah Iran bertemu dengan produsen utama lain untuk membahas pembatasan produksi.

Produsen minyak Chevron dan ConocoPhillips sahamnya masing-masing melompat 4,1 persen dan 3,5 persen.

Saham produsen tembaga Freeport McMoRan juga melonjak 12,4 persen sementara produsen aluminium Alcoa naik 4,9 persen.

"Ini reli hebat hari ini," kata Jack Ablin, kepala investasi di BMO Private Bank. "Sepertinya investor merayakan harga minyak yang lebih tinggi."

Saham perbankan juga menguat, dengan saham Bank of America meningkat 2,5 persen, Citigroup naik 2,3 persen dan Morgan Stanley naik 2,2 persen.

Saham teknologi berorientasi pada pertumbuhan juga mengalami hari baik, dengan saham Amazon naik 2,5 persen, Facebook naik 3,5 persen dan Netflix melonjak 6,4 persen.

Priceline melonjak 11,2 persen karena laba bersih kuartal keempatnya naik 11,6 persen menjadi 504,3 juta dolar AS, didukung kenaikan 13 persen dalam pemesanan perjalanan. Perusahaan memproyeksikan pertumbuhan yang kuat pada kuartal pertama 2016 dengan pendapatan diperkirakan meningkat sekitar 9-16 persen.

Devon Energy kehilangan 4,4 persen setelah memangkas dividen sebesar 75 persen dan mengumumkan pemotong pengeluaran eksplorasi dan produksi 2016 sebesar 75 persen.

Apple naik 1,5 persen karena menolak perintah pengadilan untuk membantu FBI membobol iPhone yang digunakan oleh salah satu penembak yang mengamuk pada Desember yang menewaskan 14 orang di California.

Fossil Group, yang membuat kacamata hitam dan aksesoris lainnya, sahamnya melonjak 28,6 persen karena memproyeksikan laba bersih 2016 sebesar 2,80-3,69 dolar AS per saham dibandingkan dengan ekspektasi para analis 3,18 dolar AS per saham, demikian seperti dilansir kantor berita AFP. (Uu.A026)

Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2016