Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak generasi muda, termasuk keluarga besar Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) untuk memanfaatkan momentum bonus demografi dan perkembangan kecerdasan artifisial (AI) secara bijak guna meningkatkan kapasitas dan daya saing bangsa.
Hal itu disampaikan Wapres saat menghadiri Rapat Kerja Nasional XIII Dewan Pimpinan Nasional Peradah di Pura Aditya Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat sore.
"Indonesia saat ini sedang menuju puncak bonus demografi pada 2040-2045, ketika mayoritas penduduk berada pada usia produktif," katanya melalui keterangan dari Sekretariat Wakil Presiden.
Menurut keterangan tersebut, hal itu sejalan dengan misi Astacita ke-4 Presiden Prabowo Subianto tentang penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, dan teknologi.
"Jadi ini adalah kesempatan kita, kekuatan kita, di saat banyak negara lain yang mengalami krisis populasi,” kata Wapres.
Menurut Wapres, kondisi tersebut merupakan peluang strategis bagi Indonesia untuk mendorong peningkatan produktivitas nasional.
Girban pun mengajak para pemuda untuk memperkuat karakter, meningkatkan kompetensi, serta memperluas keterlibatan dalam pembangunan.
Di samping itu, di tengah disrupsi teknologi yang semakin masif dewasa ini, Gibran juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab.
"Selalu saya tegaskan juga, jangan terlalu ketergantungan dengan AI. Critical thinking, penting. Kemampuan problem-solving, penting dan juga yang paling kita tekankan adalah cara berpikir secara komputasi. Gunakan AI dengan tanggung jawab dan sesuai etika," ujarnya.
Dengan semangat kepemimpinan generasi muda, Wapres mengharapkan Peradah dapat bersinergi dengan pemerintah dalam memanfaatkan momentum bonus demografi dan disrupsi AI sebagai kekuatan menuju Indonesia Emas.
Menyambut baik arahan Wapres, Ketua DPN Peradah Indonesia I Putu Yoga Saputra menegaskan komitmen Peradah untuk mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
"Selagi program itu untuk rakyat, maka Bapak Presiden dan jajaran, tak usah takut, Pak, lanjut terus,” ujar Yoga.
Pada kesempatan itu, Wapres juga menyaksikan prosesi pelantikan pengurus DPN Peradah Indonesia periode 2025-2028.
Hadir pada acara tersebut, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama I Nengah Duija, Bendahara Parisada Hindu Dharma Indonesia Made Sumadiartaha serta Ketua Umum Wanita Hindu Dharma Indonesia Wikanti Yogi.
Baca juga: Gibran dorong santri adaptif terhadap AI dan teknologi robotik
Baca juga: Tinjau AI Ready ASEAN, Gibran dorong pelajar kuasai teknologi AI
Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.