Jakarta (ANTARA) - Pelatih baru tim nasional Maroko Mohamed Ouahbi mencanangkan kebangkitan skuadnya setelah ditunjuk untuk menggantikan Walid Regragui, yang mengundurkan diri, mulai Kamis (5/3).
"Ini adalah tim muda. Jadi saya yakin tim ini masih bisa berkembang banyak dan membuat rakyat Maroko bangga dengan tim nasional mereka," ujar Ouahbi, dikutip dari laman FIFA, Jumat.
Juru taktik kelahiran Belgia tersebut menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk bekerja keras di skuad Maroko.
Dia pun merasa tidak terbebani dengan pencapaian Walid Regragui yang bersejarah, yakni membawa Maroko ke semifinal Piala Dunia 2022, semifinal Piala Dunia pertama mereka sepanjang sejarah. Itu menjadi prestasi terbaik tim Afrika di Piala Dunia.
Ouahbi sendiri juga merupakan pelatih berprestasi, di mana dia membawa Maroko menjuarai Piala Dunia U20 2025 di Chile.
"Saya benar-benar berkomitmen untuk bekerja dengan dedikasi, kerendahan hati, keteguhan hati, dan di atas segalanya, rasa patriotisme yang besar untuk terus meningkatkan tim ini, karena tim ini telah membuat kemajuan yang luar biasa," tutur pria berusia 49 tahun itu.
Ouahbi pun mengapresiasi semua pencapaian Regragui bersama timnas Maroko. Menurut dia, Regragui sudah melakukan pekerjaan yang sangat baik.
Regragui, Ouahbi melanjutkan, juga dekat dengan tim nasional U20 yang ditanganinya sebelum membesut timnas senior.
Baca juga: Walid Regragui bangga Maroko bisa capai final Piala Afrika 2025
"Anda mendukung kami selama empat tahun terakhir, memberikan nasihat dan dorongan meskipun tidak diwajibkan untuk begitu dekat dengan para pemain tim nasional muda. Terima kasih atas warisan yang anda tinggalkan bagi kami hari ini," tutur Ouahbi.
Sementara Regragui menyebut, keputusannya untuk menarik diri dari kursi pelatih timnas Maroko tidak lepas dari upaya evolusi tim.
Menurut dia, hal tersebut menjadi pilihan yang matang demi kebaikan dan sepak bola Maroko.
"Saya meninggalkan tim yang kuat yang tahu nilainya dan tidak lagi takut untuk mengejar ambisi. Ini adalah tim yang bebas dan tidak lagi takut untuk menghadapi yang terbaik. Saya meninggalkan posisi ini dengan loyalitas, rasa syukur, dan kebanggaan telah melayani negara saya," tutur Regragui.
Regragui melatih Maroko sejak tahun 2022. Sepanjang itu, dia membawa skuadnya menorehkan 36 kemenangan dari 49 laga.
Selain mencapai semifinal Piala Dunia 2022, Regragui juga membawa skuadnya menjadi tim terbaik kedua di Piala Afrika 2025. Pada partai final turnamen tersebut, Maroko dikalahkan Senegal 0-1.
Di Piala Dunia 2026, timnas Maroko berada di Grup C bersama Brasil, Haiti dan Skotlandia. Pertandingan perdana Maroko di sana digelar pada 13 Juni waktu setempat menghadapi Brasil.
Baca juga: Maroko pastikan tiket Piala Dunia 2026 usai bantai Niger 5-0
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.