Jakarta (ANTARA) - Perusahaan agrikultur PT Sygentia Indonesia berkomitmen mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan dan peningkatan produktivitas petani hortikultura.

Business Planning & Commercial Excellence Manager Syngenta Indonesia Narendra Widyanto mengatakan sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan sumber daya manusia petani hortikultura perusahaannya meluncurkan tiga buku pintar budidaya untuk komoditas hortikultura utama yaitu bawang merah, cabai dan tomat.

"Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, buku pintar ini disusun berdasarkan masukan dari petani dan ilmu teknis yang kami terapkan di perusahaan," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Dia menyebutkan inisiatif itu sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, khususnya untuk komoditas hortikultura yang sering mengalami fluktuasi harga.

Ketiga buku pintar budidaya tersebut berjudul "Bawang Merah Unggul, Panen Optimal, Hasil Maksimal", "Cabai Sehat Berseri, Panen Melimpah, Untung Berlimpah", dan "Tomat Kilau Alami, Tanaman Sehat, Hasil Berlipat".

Muatan buku tersebut tidak hanya mencakup teknologi, tetapi juga informasi tentang hama dan penyakit beserta solusinya, inovasi pertanian berkelanjutan, hingga aspek keselamatan bertani, katanya menambahkan.

"Buku ini akan tersedia dalam format cetak dan versi digital melalui aplikasi Cropwise Syngenta," ujar Narendra.

Melalui edukasi dan panduan praktis yang komprehensif, tambahnya pihaknya ingin berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani, mengoptimalkan produktivitas pertanian, serta mendorong terwujudnya pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan di Indonesia.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Rahmat Hidayat menyatakan apresiasi terhadap penyusunan buku pintar yang dapat membantu petani untuk membudidayakan komoditas hortikultura dengan baik.

"Pemerintah dan Syngenta memiliki satu tujuan yang sama yaitu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani dengan cara meningkatkan produktivitas," katanya dalam kegiatan peluncuran buku di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Peluncuran buku itu, menurut dia, sebagai upaya mendukung pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan dengan berbagi ilmu praktis budidaya sekaligus memberikan solusi praktis dan inovatif bagi petani untuk menghadapi berbagai tantangan dalam budidaya tanaman hortikultura.

"Dengan meningkatnya produktivitas dan kualitas hasil panen, diharapkan dapat menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.

Pewarta: Subagyo
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.