Jakarta (ANTARA) - Petenis Jerman Alexander Zverev tampil dengan permainan agresif untuk mengalahkan petenis Italia Matteo Berrettini pada laga pembukanya di BNP Paribas Open untuk mencapai babak ketiga ajang ATP Masters 1000 Indian Wells tersebut.
Zverev mencetak 19 winner dan hanya 11 unforced error, serta tidak menghadapi break point dalam pertandingan tersebut, memenangi 82 persen poin servis keduanya dalam perjalanan menuju kemenangan 6-3, 6-4.
"Saya sangat senang dengan penampilan saya. Melawan Matteo, itu sangat sulit. Saya kalah dalam dua pertandingan terakhir melawannya," kata Zverev dikutip dari ATP, Sabtu.
"Saya pernah kesulitan di Indian Wells sebelumnya, tetapi saya merasa berbeda tahun ini. Mudah-mudahan, hasilnya akan berbeda dan ini adalah awal yang baik."
Zverev unggul 5-3 atas Berrettini dalam head to head mereka, dan ini merupakan kemenangan pertama petenis peringkat empat dunia itu atas Berrettini sejak ATP Finals 2021, turnamen yang dimenangi Zverev.
Setelah kemenangannya yang berlangsung selama 71 menit, unggulan keempat itu selanjutnya akan bertemu Brandon Nakashima, yang mengalahkan Camilo Ugo Carabelli 6-3, 6-4.
Zverev adalah juara ATP Masters 1000 tujuh kali tetapi belum pernah menang di Indian Wells. Hasil terbaik petenis berusia 28 tahun itu di gurun California adalah mencapai perempat final pada 2021 dan 2024.
Baca juga: Raducanu, Gauff melenggang ke babak ketiga Indian Wells
Awal tahun ini, petenis No.4 dunia itu mencapai semifinal di Australian Open.
"Dia adalah seseorang yang sangat agresif, pukulan forehand yang dahsyat, servis yang dahsyat," kata Zverev tentang Berrettini.
"Ketika Anda sedikit mundur, akan sangat sulit melawannya, tetapi hari ini saya pikir sayalah yang mendorong, sayalah yang bersikap agresif."
Zverev berpotensi menghadapi unggulan ke-15 Flavio Cobolli di babak keempat. Petenis Italia itu mengalahkan Miomir Kecmanovic 3-6, 6-3, 6-4 untuk melanjutkan performa gemilangnya baru-baru ini, setelah memenangi gelar tingkat tur ketiganya pekan lalu pada ajang ATP 500 di Acapulco.
Cobolli, yang berkompetisi di peringkat tertinggi dalam kariernya, No. 15, berjuang keras setelah kalah di set pertama dan menampilkan permainan servis yang brilian di set penentu, dengan memenangi 13 dari 14 poin servis pertamanya.
Petenis berusia 23 tahun itu akan bermain melawan Frances Tiafoe, yang mengalahkan Jenson Brooksby dengan 6-4, 6-2, pada babak ketiga.
Cobolli memiliki kenangan indah bermain melawan Tiafoe setelah mengalahkan petenis Amerika itu di final Acapulco baru-baru ini.
Baca juga: Sabalenka menangi pertandingan ke-100 sebagai No.1 di Indian Wells
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.