Jakarta (ANTARA) - TNI AL melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII menggelar latihan tempur khusus untuk memperkuat pertahanan udara Indonesia.

Dalam siaran pers resmi Koarmada RI yang diterima di Jakarta, Sabtu, dijelaskan kegiatan tersebut dilakukan di Markas Kodaeral XIII, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara padaRabu (4/5).

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, mengatakan, rangkaian latihan dimulai dengan apel kesiapan pasukan.

Setelah itu, para personel menggelar latihan simulasi menangkal serangan udara dari pesisir. Pihaknya juga mengerahkan persenjataan yang ada di KRI untuk menangkal serangan udara.

Denih mengatakan, latihan ini diharapkan dapat melatih insting prajurit agar dapat bertindak cepat dan tepat dalam menangkal serangan udara.

Dia juga berharap latihan ini dapat mempertajam kemampuan para prajuritnya dalam menggunakan alat utama sistem senjata (alutsista) penangkal serangan udara.

"Setiap prajurit harus memiliki naluri tempur, respons cepat, dan profesionalisme tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas," jelas Denih.

Denih memastikan latihan ini akan terus bergulir secara rutin guna mempertebal kekuatan pertahanan Indonesia.

Baca juga: KRI Prabu Siliwangi-321 gelar port visit di Afrika Selatan

Baca juga: TNI AL gagalkan penyelundupan 1,4 ton sianida dari Filipina

Pewarta: Walda Marison
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.