Denpasar (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini potensi angin kencang di perairan Bali hingga mencapai 25 knot diprakirakan pada 8-11 Maret 2026.
“Waspadai potensi angin kencang di perairan utara dan selatan Bali,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah III Ariantika di Denpasar, Bali, Sabtu.
Ia menjelaskan pola angin bergerak dari arah barat daya-barat laut dengan kecepatan diprakirakan hingga 46 kilometer per jam.
Dengan potensi angin kencang itu, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, perairan selatan Bali dan Selat Lombok bagian selatan.
BBMKG Denpasar menjelaskan kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Selanjutnya, operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Sedangkan pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang namun selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Ia menyarankan masyarakat untuk memantau informasi terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali, nomor kontak melalui (0361)751122 dan aplikasi Info BMKG.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.