Tokyo (ANTARA) - Tiga belas warga negara Jepang, termasuk staf kedutaan di Iran, dan satu anggota keluarga asing telah dievakuasi dengan bus dari Teheran ke negara tetangga Azerbaijan, kata Kementerian Luar Negeri Jepang pada Minggu, di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.
Sebanyak 60 warga Jepang juga tiba dengan bus di Muscat, ibu kota Oman, dari Dubai di Uni Emirat Arab (UEA), sementara 30 lainnya tiba di kota itu dari ibu kota UEA, Abu Dhabi.
Sebanyak 84 warga Jepang lainnya tiba di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, melalui jalur darat dari Kuwait, kata kementerian tersebut, di tengah kekacauan yang melanda Timur Tengah sejak serangan mendadak oleh AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut, yang juga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Iran lantas menanggapi serangan itu dengan melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Sumber: Kyodo-OANA
Baca juga: Menlu: PM Jepang Takaichi akan sampaikan sikap soal Iran ke Trump
Baca juga: Warga Jepang protes serangan AS-Israel terhadap Iran
Baca juga: Media Jepang: serangan AS terhadap Iran ancam tatanan internasional
Penerjemah: Katriana
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.