Serang (ANTARA) - Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan pembentukan tim khusus lintas sektoral guna menangani persoalan banjir yang meluas di wilayah setempat akibat cuaca ekstrem.

Dimyati, di Serang, Senin, menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus segera dalam posisi tanggap darurat untuk mengantisipasi dampak bencana yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.

"Saya minta semua aktif dan kita membuat tim nanti untuk menyelesaikan masalah banjir. Dinas Sosial, BPBD, PUPR, Perkim, dan semua dinas terkait harus segera bergerak," ujarnya.

Menurutnya, siklus hujan deras yang terjadi secara terus-menerus sejak pagi hingga malam hari telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan agar jajaran pemerintah daerah memiliki empati dan kecepatan dalam bertindak.

"Kasihan masyarakat yang terkena kebanjiran. Kita harus punya sense of crisis terhadap situasi ini karena kondisinya sangat rentan dan berisiko," tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa dampak banjir kali ini cukup merata, bahkan turut merendam kediaman sejumlah pejabat daerah. Hal ini, menurut Dimyati, menjadi pengingat bahwa risiko bencana saat ini sangat tinggi dan memerlukan penanganan yang serius serta menyeluruh.

Melalui instruksi ini, Wagub berharap koordinasi antarinstansi dapat berjalan lebih efektif, mulai dari tahap evakuasi warga, penyaluran bantuan logistik, hingga perbaikan infrastruktur drainase dan permukiman pascabencana guna meminimalkan kerugian di tengah masyarakat.

Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.