Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang juga Ketua Satgas Perbaikan Jembatan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan hal besar bagi bangsa apabila target pembangunan jembatan di berbagai daerah dapat diselesaikan hingga akhir tahun ini.
"Kalau memang benar akhir tahun ini saudara bisa selesaikan apa yang saudara targetkan dan tahun depan hampir semua kebutuhan jembatan di semua daerah-daerah kita bisa kita selesaikan, terutama yang menyangkut kebutuhan rakyat kita di desa-desa yang terpencil, artinya saudara telah berbuat yang sangat besar terhadap keadaan dan kebaikan bangsa Indonesia," ujar Prabowo saat meresmikan secara virtual 218 jembatan di berbagai daerah, dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin.
Prabowo menyampaikan bahwa apabila target tersebut tercapai, maka hampir seluruh kebutuhan jembatan di berbagai wilayah Indonesia, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di desa-desa terpencil, dapat terpenuhi.
Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada KSAD dan seluruh anggota yang bekerja keras di lapangan untuk menyelesaikan pembangunan ratusan jembatan tersebut.
Prabowo menilai pembangunan jembatan itu menjadi bukti kehadiran pemerintah pusat hingga ke tingkat paling kecil, termasuk desa, dusun, dan dukuh. Pemerintah, ucapnya, berupaya menjawab kesulitan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.
Baca juga: Prabowo resmikan 218 jembatan dibangun 2,5 bulan, puji kerja cepat TNI
Prabowo menyebut keberadaan jembatan tersebut membuat anak-anak di desa terpencil tidak lagi harus menyeberangi sungai dengan risiko bahaya saat berangkat dan pulang sekolah.
"Sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya dan hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin. Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan," katanya.
Presiden juga mengatakan keberhasilan pembangunan jembatan itu menunjukkan disiplin, semangat, dan pengabdian TNI kepada rakyat dan bangsa.
"Peresmian jembatan ini adalah bukti sekali lagi atas disiplin TNI, atas semangat TNI, atas cinta TNI kepada rakyatnya dan kepada bangsanya. Bahwa TNI sumpahnya adalah rela mati, rela korbankan jiwa dan raganya untuk keselamatan bangsa dan negara. Ini saya kira makna dari peresmian jembatan-jembatan tersebut," ucap Kepala Negara.
Baca juga: Prabowo lega 218 jembatan rampung, anak-anak tak lagi dalam bahaya
Baca juga: KSAD: 6.382 jembatan akan dibangun TNI AD selama 2026
Sebelumnya, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan pihaknya akan membangun 6.382 jembatan di seluruh Indonesia selama 2026.
Maruli mengatakan saat ini TNI diberikan tugas oleh Presiden Prabowo untuk membangun sejumlah jembatan baik itu yang belum dibangun maupun yang harus direnovasi.
"Mudah-mudahan di seluruh Indonesia dalam waktu satu tahun setengah, permasalahan jembatan, yang sederhana bisa diselesaikan," ucapnya.
Pihaknya menargetkan setiap Korem membangun 10 sampai 15 jembatan per bulan, dan nantinya membentuk tim yang banyak.
Dia berharap jika pemerintah kabupaten mempunyai tim maka diharapkan bisa membantu TNI dalam pembangunan jembatan.
Untuk jenis jembatan yang dibangun ujar dia terdiri dari jembatan gantung, jembatan Armco, dan jembatan Bailey.
Baca juga: Prabowo tunjuk KSAD pimpin Satgas Perbaikan Jembatan di Aceh
Baca juga: Prabowo seberangi jembatan bailey yang baru rampung dipasang di Garoga
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.