Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa ekonomi diberitakan oleh Kantor Berita ANTARA pada Senin (9/3/2026), mulai dari insentif konversi motor bensin jadi listrik hingga kebijakan harga BBM bersubsidi.

Berikut rangkuman berita ekonomi kemarin yang layak disimak pagi ini.

Bahlil akan beri insentif konversi motor bensin jadi listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan akan memberikan insentif untuk program konversi motor bensin menjadi motor listrik, sebagaimana yang sebelumnya telah dilakukan oleh Kementerian ESDM.

“Sudah barang tentu negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor listrik. Pasti ada semacam sweetener-nya,” ucap Bahlil ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini

Harga minyak meroket, Bahlil percepat mandatori campuran etanol ke BBM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akan mempercepat penerapan kebijakan mandatori campuran bioetanol ke bahan bakar minyak (BBM), sebagai respons harga minyak dunia yang meroket hingga tembus 118 dolar AS per barel.

“Karena kalau harga minyak fosilnya bisa melampaui 100 dolar AS per barel, maka itu akan lebih murah kalau kita blending (campur),” ujar Bahlil ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini

Libur lebaran, BEI sesuaikan timeline realisasi "free float" 15 persen

Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menyampaikan BEI akan menyesuaikan timeline implementasi ketentuan minimum free float 15 persen, seiring banyaknya hari libur Bursa dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah (H).

Ia mengungkapkan, saat ini draft ketentuan tersebut masih dalam tahap proses diskusi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang mana BEI menantikan persetujuan dari mereka atas draft tersebut.

Baca selengkapnya di sini

Soal pelemahan IHSG dan rupiah, Purbaya: Ekonomi RI masih ekspansif

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah lantaran perekonomian nasional yang masih ekspansif.

“Ekonomi sedang ekspansi. Daya beli kami jaga mati-matian. Boro-boro krisis, resesi aja belum, melambat saja belum. Kita masih ekspansi, masih akselerasi. Itu yang kami jaga terus dalam beberapa minggu ke depan,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini

Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah saat ini belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran.

“Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.