Hanoi (ANTARA) - Vietnam mengusulkan tarif impor nol persen untuk sejumlah produk minyak bumi yang bertujuan membantu pelaku usaha mengamankan pasokan secara proaktif dan memastikan stabilitas pasar, menurut sebuah laporan.

Usulan tersebut dituangkan dalam rancangan dekret yang merevisi tarif impor preferensial untuk sejumlah barang, yang telah diajukan kepada Kementerian Kehakiman Vietnam untuk ditinjau.

Pengajuan usulan itu dilakukan di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran, yang secara signifikan memengaruhi pasar energi global, serta menimbulkan potensi risiko terhadap operasional bisnis bahan bakar di Vietnam dan keamanan pasokan minyak bumi.

Kementerian Keuangan Vietnam memperkirakan jika tarif baru itu diterapkan berdasarkan turnover impor pada 2025, pendapatan anggaran negara dapat berkurang lebih dari 1 triliun dong Vietnam (100 dong Vietnam = Rp65).

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.