Jakarta (ANTARA) - Agensi OA Entertainment yang menaungi Jennie BLACKPINK memperingatkan akan mengambil tindakan hukum tegas terhadap unggahan bernada jahat yang menyasar sang artis.
Dikutip laman Soompi, Senin (9/3) waktu setempat, OA Entertainment mengumumkan baru-baru ini mengidentifikasi penyebaran informasi palsu berkelanjutan, konten fitnah, dan spekulasi yang tidak berdasar di komunitas online dan platform media sosial yang menargetkan Jennie BLACKPINK.
“Secara khusus, kami menanggapi masalah ini dengan sangat serius karena terjadi peningkatan peredaran konten palsu yang bertujuan merusak reputasi artis, serta tindakan yang melanggar privasinya, termasuk mengganggu waktu pribadinya dan upaya untuk mengikuti pergerakannya,” kata OA Entertainment.
Baca juga: Jennie BLACKPINK tunjukkan koneksi luasnya di The Secret Friends Club
OA Entertainment berencana untuk mengambil tindakan tegas termasuk pengaduan pidana terhadap segala tindakan yang melanggar reputasi Jennie BLACKPNK, hak atas potret dirinya, serta hak kekayaan intelektual lainnya.
Agensi juga memantau secara ketat berbagai komunitas online dan platform media sosial menyusul terus menyebarnya informasi palsu maupun konten yang bersifat mencemarkan nama baik mengenai Jennie.
“Kami juga dengan tegas menyatakan bahwa tidak akan ada keringanan ataupun penyelesaian damai dalam proses ini.
Baca juga: Jennie cerita karir hingga bersiap jelang memasuki usia ke-30
Selain itu, OA Entertainment juga membuka laporan dan materi yang dikirimkan oleh para penggemar sangat membantu upaya melindungi artis mereka, apabila menemukan kasus yang relevan dapat dikirimkan melalui email protect@oddatelier.net untuk ditinjau lebih lanjut.
“Kami akan terus melakukan yang terbaik melalui pemantauan yang berkelanjutan untuk memastikan tidak hanya artis kami, tetapi juga para penggemar yang mendukungnya, dapat terlindungi dari tindakan yang merugikan,” tutup OA Entertainment.
Baca juga: Jennie BLACKPINK akan tampil di Madrid tahun depan
Baca juga: Jennie BLACKPINK jadi solois K-Pop yang raih tiga sertifikasi RIAA
Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.