Tokyo (ANTARA) - Nikkei Stock Average atau Nikkei 225 turun 3.880,38 poin, atau 6,98 persen, dari posisi Jumat (6/3), dan ditutup pada level 51.740,46 pada akhir sesi pagi.
Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas turun 208,21 poin, atau 5,60 persen, menjadi 3.508,72.
Para pialang mengatakan bahwa indeks saham Nikkei berada di bawah tekanan setelah kontrak berjangka minyak mentah acuan Amerika Serikat (AS) West Texas Intermediate (WTI) secara sementara melampaui 119 dolar AS (1 dolar AS = Rp16.919) per barel di New York pada Minggu (8/3), level tertinggi sejak Juni 2022, di tengah kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah akan mengganggu pasokan.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.