Penyebaran ke sejumlah daerah di NTT masih dihentikan karena cuaca buruk
Kupang (ANTARA) - PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyatakan masih menutup seluruh rute pelayaran dengan jarak yang jauh di wilayah itu akibat cuaca buruk.
"Penyebaran ke sejumlah daerah di NTT masih dihentikan karena cuaca buruk," kata Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Ramlan Iyang di Kupang, Selasa, terkait pengumuman soal penutupan sementara rute pelayaran kapal ASDP dari Kupang ke sejumlah daerah di NTT dan sebaliknya.
Dia mengatakan penghentian sementara ini dilakukan menyusul adanya larangan berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang akibat gelombang tinggi.
Sejumlah rute pelayaran yang ditutup itu antara lain rute pelayanan Kupang-Larantuka, Kupang-Lembata, Kupang-Kalabahi, serta Kupang-Rote.
Baca juga: ASDP Kupang tunda lagi keberangkatan sejumlah rute pelayaran
Sejumlah rute pelayaran itu, lanjut dia, merupakan rute pelayaran panjang dan jauh dan melewati perairan dengan gelombang tinggi.
Sementara rute pelayanan Kupang-Hansisi (Pulau Semau) masih tetap dibuka, kata dia, karena rute pelayarannya pendek dan tidak terlalu terdampak cuaca buruk seperti gelombang tinggi.
"Untuk penyeberangan ke Hansisi dan sebaliknya kita lihat cuaca, kalau memungkinkan kita jalan, tetapi kalau tidak maka dihentikan," ujarnya.
Baca juga: ASDP sebut telah layani 24 lintasan penyeberangan di NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau telah mengeluarkan informasi peringatan dini berupa gelombang tinggi di perairan NTT.
Gelombang dengan potensi ketinggian mulai 2,5 meter hingga 4 meter itu akan terjadi mulai Selasa (10/3) hingga Jumat (13/3) pekan ini.
Karena itu pengelola kapal diimbau untuk tidak berlayar dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan kapal saat berlayar.
Tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter itu berpotensi terjadi di Selat Sumba Bagian Barat, Laut Sawu, dan perairan Selatan Sumba.
Baca juga: Selasa, BMKG prakirakan hujan lebat turun di sejumlah wilayah RI
Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.