Hong Kong (ANTARA) - Perusahaan teknologi Lenovo menyiapkan asisten kecerdasan buatan bernama Football AI Pro untuk membantu 48 tim peserta Piala Dunia 2026 menganalisis pertandingan dengan memanfaatkan data historis pertandingan FIFA.

"Pelatih dapat mempertimbangkan taktik mengalahkan lawan. Pemain mendapat analisis pertandingan personal. Analis bisa membandingkan pola tim menggunakan video dan avatar 3D untuk 48 tim Piala Dunia 2026," kata Vice President & General Manager Hybrid Cloud & AI Solutions Lenovo, Linda Yao dalam acara Lenovo Tech World di Hong Kong, Selasa.

Linda mengungkapkan, Football AI Pro merupakan teknologi yang dikembangkan khusus untuk FIFA sebagai mitra resmi turnamen Piala Dunia 2026.

Baca juga: Lenovo hadirkan AI Stabilizer untuk kamera wasit di Piala Dunia 2026

Menurut dia, FIFA memiliki kekayaan data dari ratusan pertandingan tahunan, ribuan pemain, dan jutaan titik data mencapai petabyte.

Lebih lanjut, Football AI Pro mengarahkan tim agen AI untuk menelusuri arsip data FIFA dan memberikan informasi dalam hitungan detik.

Linda menegaskan Football AI Pro bukan sekadar teknologi biasa, melainkan agen super AI yang beroperasi lintas bahasa.

Selain itu, Lenovo juga menyiapkan manajemen perangkat, dukungan logistik event eGaming, infrastruktur siaran bebas gangguan, tablet VIP Digital Seatbelt, VAR dengan avatar 3D, serta Equipment Data Hub.

"Ini langkah mewujudkan visi Lenovo menghadirkan AI lebih cerdas bagi semua," pungkasnya.

Baca juga: FIFA gandeng Lenovo sebagai mitra teknologi pertama Piala Dunia 2026

Baca juga: Lenovo sebut Hybrid AI jadi standar baru operasional bisnis

Baca juga: FIFA: Piala Dunia tak akan ditunda meski situasi Timur Tengah memanas

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.