Berlin (ANTARA) - Kanselir Jerman Friedrich Merz, Selasa (10/3), mengatakan bahwa tidak ada rencana bersama untuk mengakhiri perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran secara cepat dan meyakinkan.
"Perang ini telah berlangsung selama lebih dari sepekan, dan masalah-masalah baru terus bermunculan," ujar Merz dalam sebuah konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri (PM) Ceko, Andrej Babis, yang sedang berkunjung.
Merz menyebutkan bahwa perang itu akan berdampak pada keamanan dan pasokan energi Jerman maupun Eropa, sekaligus memengaruhi situasi migrasi.
Dia menambahkan, perang tidak akan membawa keamanan dan stabilitas jangka panjang bagi Israel dan mitra regional lainnya, serta tidak akan sesuai dengan kepentingan rakyat Iran.
Merz menyampaikan pula bahwa dunia membutuhkan Iran yang stabil dan layak sebagai bagian dari tatanan perdamaian dan keamanan regional.
Pewarta: Xinhua
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.