Pasar rakyat sebagai simbol budaya, tentu dimaknai sebagai tempat berbagai macam karakter berkumpul, sehingga bersihnya pasar seharusnya mencerminkan budaya masyarakat di masing-masing wilayah
Jakarta (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengimbau agar pasar rakyat harus Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) untuk mendukung ekonomi kerakyatan berkelanjutan, termasuk dengan mengelola sampah secara mandiri.
Menurut keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu, Menteri LH/Kepala BPLH Hanif bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan aksi bersih di Pasar Kramat Jati, Jakarta, pada hari ini sebagai bagian dari implementasi Gerakan ASRI yang didorong Presiden Prabowo Subianto.
"Sampai hari ini hampir seluruh pasar di Jakarta telah kami berikan sanksi administrasi paksaan pemerintah untuk menyelesaikan sampahnya sendiri. Pasar rakyat sebagai simbol budaya, tentu dimaknai sebagai tempat berbagai macam karakter berkumpul, sehingga bersihnya pasar seharusnya mencerminkan budaya masyarakat di masing-masing wilayah," jelas Menteri LH Hanif Faisol.
Baca juga: Pemerintah targetkan pengelolaan sampah nasional 53 persen pada 2026
Secara khusus dia menyoroti bahwa khusus untuk wilayah DKI Jakarta saat ini sedang menghadapi darurat sampah yang sangat memerlukan perhatian serius.
Data evaluasi pengelolaan sampah 2025 menunjukkan bahwa dari sekitar 8.700 ton per hari timbulan sampah di DKI Jakarta, hanya 1.700 ton atau 22,35 persen yang terkelola dengan baik. Hal itu memperlihatkan ketergantungan tinggi pada pengelolaan hilir dan perlunya penataan sistem dari hulu, termasuk di pusat-pusat ekonomi kerakyatan.
Selain aspek lingkungan, Menteri LH Hanif Faisol menekankan kondisi kebersihan dan tata kelola pasar rakyat akan menjadi pendorong utama ekonomi kerakyatan.
"Pasar yang ASRI dengan didukung tata kelola yang baik akan meningkatkan kepercayaan pedagang dan konsumen, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi lokal," kata Menteri Hanif.
Baca juga: Menteri LH: Benahi Bantargebang agar longsor sampah tak berulang
KLH/BPLH mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, pegiat lingkungan, hingga generasi muda, untuk bersinergi memperkuat pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.
Penyelesaian sampah di sumber, termasuk pasar-pasar rakyat dengan melakukan pilah sampah, akan membangun budaya bersih sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi kerakyatan, sehingga menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan harmonis dengan lingkungan hidup.
Dalam kesempatan yang sama Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut gerakan bersih pasar merupakan sebagai salah satu cara meningkatkan kesehatan dan kenyamanan para pedagang maupun para konsumen.
"Jadi kalau pasarnya bersih, pasarnya sehat, maka semakin banyak orang yang datang untuk berbelanja," ucap Mendag Budi.
Baca juga: Mendag: Gernas Mapan upaya kelola ekosistem kebersihan pasar
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.