Jakarta (ANTARA) - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta memanfaatkan kegiatan buka puasa bersama untuk memperkuat soliditas antarunsur partai serta meningkatkan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Jakarta.
"Kegiatan ini untuk mendorong peningkatan dari soliditas yang sudah terbangun. Soliditas di antara pilar organisasi dengan eksekutif dan juga dengan struktur fraksi legislatif," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, buka bersama kali ini dirangkai dengan tasyakuran penggunaan sekretariat baru di lantai delapan Gedung DPRD DKI Jakarta.
Acara buka bersama dihadiri Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno yang keduanya merupakan kader PDIP Perjuangan.
Baca juga: PDI Perjuangan siap berjaya kembali di Jakarta
Pantas mengatakan, soliditas yang kuat menjadi modal penting untuk meningkatkan capaian kinerja pemerintahan yang telah diraih hingga saat ini.
Menurut dia, dengan kerja sama yang lebih erat, berbagai program pembangunan dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami terus memperbaiki dan meningkatkan capaian-capaian kinerja yang sudah digapai sampai sekarang ini untuk bisa semakin bermanfaat kepada seluruh masyarakat," ujarnya.
Pantas menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas pihak untuk mengatasi berbagai persoalan kompleks di Jakarta.
Baca juga: Baguna PDIP DKI dirikan dapur umum di lokasi bencana Tapanuli Tengah
Pantas juga menyoroti pentingnya memiliki arah pembangunan yang jelas agar setiap program yang dijalankan dapat berkesinambungan, meskipun terjadi pergantian kepemimpinan di masa mendatang.
"Jadi jangan lagi mengulangi masa-masa lalu. Begitu ganti, apa yang sudah dikerjakan oleh pemimpin sekarang sudah kelihatan memberikan hasil, tiba-tiba ganti kepemimpinan, berhenti program tersebut. Itu tidak boleh terjadi," katanya.
Pantas menyebutkan, kesinambungan pembangunan menjadi hal mutlak mengingat berbagai persoalan besar di Jakarta tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu periode kepemimpinan.
Karena itu, ia menilai pembangunan harus dijalankan secara berkelanjutan dan saling terhubung dari tahun ke tahun.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.