Jakarta (ANTARA) - Fuji Television bekerja sama dengan GMM Studios International akan menghadirkan serial misteri Thailand berjudul "Girl From Nowhere" dalam versi Jepang.

Serial "Transfer Student Nanno" yang diproduksi oleh Fuji Television bekerja sama dengan GMM Studios International akan ditayangkan secara eksklusif di platform FOD Fuji Television mulai 24 April 2026 menurut siaran Variety pada Minggu (8/3).

Enam episode dalam serial yang diproduksi dengan inspirasi dari "Girl From Nowhere" musim pertama itu akan menghadirkan kembali setiap cerita dalam latar Jepang dengan sutradara yang berbeda di setiap episode.

Sutradara yang terlibat dalam penggarapan serial antara lain Tsutsumi Yukihiko (trilogi live-action "20th Century Boys"), Kumakiri Kazuyoshi ("My Man"), Yoo Youngseon ("The Wrath"), dan Hatanaka Miyuki ("Kimbap and Onigiri: Two in Love, Alike Yet Different").

Tokoh sentral siswi pindahan misterius bernama Nanno diperankan oleh Nakajima Arisa yang berusia 20 tahun.

Serial "Transfer Student Nanno" menghadirkan penyelidikan ambisi, rahasia, dan korupsi yang merajalela di dalam institusi dengan latar sekolah yang berbeda pada setiap bab.

Baca juga: Becky Armstrong membintangi serial "Girl From Nowhere: The Reset"

Serial asli "Girl From Nowhere" buatan Sour Bangkok debut di GMM25 Thailand pada 2018 dan menemukan gelombang kesuksesan kedua setelah ditayangkan di Netflix.

Sekuel "Girl From Nowhere 2" (2021) masuk ke dalam 10 besar tontonan di platform tersebut di berbagai wilayah.

Seri baru "Girl From Nowhere: The Reset", yang disiarkan di Channel ONE HD 31 dan platform oneD di Thailand, juga ditayangkan Netflix secara internasional.

"Kami sangat senang meluncurkan waralaba 'Girl From Nowhere' di luar Thailand untuk pertama kalinya di pasar utama seperti Jepang dalam kemitraan dengan Fuji Television," kata Kepala Konten dan Direktur Pelaksana GMM Studios International Ekachai Uekrongtham.

"Remake internasional pertama ini menyambut Nanno baru, yang dihidupkan oleh sutradara-sutradara yang dihormati dan visioner, ke dalam multiverse cerita kami yang terus berkembang sebagai bagian dari strategi kami yang lebih luas untuk mengembangkan serial ini menjadi IP global dan mendorong ekspansi transmedia multi-platform," Ekachai menjelaskan.

Baca juga: Serial "Shogun" berlanjut hingga dua musim lagi

Produser Eksekutif Fuji Television Hobara Kenichiro mengatakan bahwa serial asli Thailand "Girl From Nowhere" menonjol karena pendekatannya yang unik dalam bercerita.

"Seperti Tujuh Dosa Besar, setiap aspek keinginan dan kegelapan manusia terungkap dalam dunia tertutup sebuah sekolah di 'Girl From Nowhere'," katanya.

"Saat pertama kali menonton serial Thailand aslinya, saya merasa itu adalah jenis drama yang benar-benar baru yang tidak dapat ditemukan dalam serial sekolah Jepang: sebuah thriller misteri sekolah yang berani dan orisinal," ujar Hobara.

Baca juga: Sisi lain Thailand diungkap dalam serial "Bangkok Breaking"

Baca juga: Yamazaki & Tsuchiya cerita peran mereka di "Alice in Borderland 3"

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.