Melalui aplikasi Pusaka, masyarakat dapat dengan mudah mencari masjid terdekat dari lokasi mereka sehingga tetap dapat beribadah dengan nyaman selama perjalanan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan sebanyak 6.859 masjid telah siap digunakan oleh para pemudik untuk beristirahat yang tersebar di berbagai jalur mudik di seluruh Indonesia pada libur Lebaran 2026.

“Kita ingin mengubah wajah masjid yang selama ini terkesan hanya dibuka untuk pelaksanaan shalat lima waktu. Masjid harus kembali pada fungsinya memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Program yang dinamai Masjid Ramah Pemudik ini diluncurkan dalam kegiatan kick off Ekspedisi Masjid Indonesia di Jakarta. Program ini menjadi bagian dari upaya Kemenag memperluas fungsi masjid sebagai pusat pelayanan masyarakat.

Pihaknya ingin menghidupkan kembali peran masjid agar tidak hanya digunakan untuk kegiatan ibadah rutin, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca juga: Sebanyak 517 masjid di Sulsel disiapkan layani pemudik istirahat

Menurut Wamenag, keberadaan masjid di sepanjang jalur mudik dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para musafir selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat shalat, tetapi juga tempat singgah yang memberikan berbagai kemudahan bagi para pemudik,” katanya.

Berbagai layanan disiapkan di masjid-masjid tersebut untuk mendukung kebutuhan pemudik, antara lain akses masjid dan mushala yang dibuka selama 24 jam, area parkir, toilet bersih, ruang istirahat, layanan kesehatan untuk pertolongan pertama, serta ketersediaan air bersih.

Selain itu pengelola masjid juga diharapkan menyediakan fasilitas pengisian daya baterai ponsel dan perangkat komunikasi, pusat informasi bagi pemudik, serta air minum dan makanan ringan.

Baca juga: Kemenag: siapkan Masjid Ramah Pemudik pada 62 titik di Kepri

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Abu Rokhmad mengatakan Program Masjid Ramah Pemudik menambahkan masjid-masjid yang terlibat dalam program tersebut berada di jalur mudik strategis dan telah dikoordinasikan dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag di berbagai daerah untuk memastikan kesiapan fasilitasnya.

Untuk memudahkan masyarakat menemukan masjid selama perjalanan, Kemenag menyediakan informasi lokasi masjid melalui aplikasi Pusaka Super Apps, dimana pemudik dapat mencari masjid terdekat dari lokasi mereka, sekaligus melihat rute perjalanan menuju tempat ibadah tersebut.

“Melalui aplikasi Pusaka, masyarakat dapat dengan mudah mencari masjid terdekat dari lokasi mereka sehingga tetap dapat beribadah dengan nyaman selama perjalanan,” kata Abu Rokhmad.

Selain masjid, berbagai rumah ibadah lintas agama juga membuka diri sebagai tempat singgah bagi para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat selama perjalanan.

Baca juga: Kemenag libatkan kampus bantu Program Masjid Ramah Pemudik

Baca juga: Menag: Masjid di jalur mudik akan dibuka 24 jam

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.