Jakarta (ANTARA) - Sebanyak lima Pos Pengamanan melayani masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, pada masa libur Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kami mendirikan lima Pos Pengamanan yang tersebar di Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Panggang dan Pulau Harapan,” kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan, setiap Pos Pengamanan (Pos Pam) diisi oleh 13 personel yang dipimpin oleh seorang Kapospam yang bertugas setiap harinya dalam Operasi Terpusat "Ketupat Jaya 2026".
"Operasi Ketupat Jaya 2026" di wilayah Kepulauan Seribu melibatkan kekuatan sebanyak 201 personel gabungan yang terdiri dari Polri (65 personel), TNI (10 personel), Satpol PP (44 personel) dan Suku Dinas (Sudin) Kesehatan 15 personel.
Baca juga: Ratusan personel gabungan amankan libur Idul Fitri di Kepulauan Seribu
Kemudian Sudin Perhubungan 24 personel, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) 12 personel serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) sebanyak 31 personel.
“Operasi Ketupat Jaya ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama TNI, pemerintah daerah serta seluruh pihak dalam memberikan pengamanan maksimal kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri, termasuk aktivitas masyarakat dan wisatawan di wilayah Kepulauan Seribu,” katanya.
Argadija menekankan kepada seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan sinergi antar instansi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sinergi seluruh unsur yang terlibat diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kepulauan Seribu selama momentum Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan aman, lancar dan kondusif,” kata dia.
Baca juga: Polisi siapkan lima Pos Pengamanan Lebaran di Kepulauan Seribu
Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaeni mengatakan, Kabupaten Kepulauan Seribu sangat mendukung kesiapan dan pengamanan yang dilakukan Polres Kepulauan Seribu.
Dia berharap Pos Pengamanan yang tersebar di lima wilayah tersebut bisa mengantisipasi arus mudik, arus balik serta kunjungan wisata di Kepulauan Seribu.
Ia mengatakan, perlu dukungan semua pihak, khususnya terkait keselamatan dan kelayakan kapal agar memenuhi standar serta layak beroperasi.
“Begitu juga keamanan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan ke wilayah Kepulauan Seribu,” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.