Banyuwangi, Jatim (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menyiapkan sebanyak 55 unit kapal penyeberangan feri dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
General Manajer ASDP Cabang Ketapang Arief Eko Kurnianjah menjelaskan pengoperasian kapal feri di lintasan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) itu menyesuaikan kondisi di lapangan, mulai normal hingga padat.
"Ketika kondisi normal, 28 kapal beroperasi, jika padat ditambah menjadi 32 kapal untuk memperkuat kapasitas layanan serta menjaga kelancaran arus mudik," kata dia di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.
Menurut Arief, total dermaga di lintasan Ketapang-Gilimanuk sebanyak 17 dermaga (MB/LCM), delapan dermaga di Pelabuhan Ketapang dan sembilan dermaga di Pelabuhan Gilimanuk.
Ia menyampaikan ASDP Ketapang juga mempersiapkan zona penyangga atau buffer zone bagi pemudik selama arus mudik Lebaran 2026.
"Dari arah utara (Situbondo-Banyuwangi) zona penyangga ada di Grand Watu Dodol dan Terminal Sri Tanjung, sedangkan dari arah selatan (Banyuwangi-Situbondo) yakni lahan parkir ASDP di Desa Bulusan," kata Arief.
Hingga H-9 Lebaran atau Kamis ini, katanya, arus mudik di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk mulai meningkat 14 persen dari hari-hari sebelumnya.
"Sampai dengan hari ini arus mudik sudah mulai meningkat, dan untuk kendaraan yang menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk dan sebaliknya masih didominasi truk logistik," ujar Arief.
Dari pantauan, pada H-9 Lebaran, arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang masih lengang, dan kendaraan yang menyeberang didominasi truk logistik.
Baca juga: ASDP tingkatkan operasional kapal perkuat kapasitas layanan Jawa-Bali
Baca juga: 1,67 juta orang diprediksi padati Ketapang–Gilimanuk pada Lebaran
Baca juga: ASDP: Awal tahun 30 ribu orang menyeberang dari Bali ke Jawa
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.