Jakarta (ANTARA) - Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen memuat tiga indikator baru guna memperkuat fungsi Rapor Pendidikan sebagai salah satu instrumen utama dalam perencanaan berbasis bukti di tingkat satuan pendidikan maupun pemerintah daerah.
Kepala BSKAP Kemendikdasmen Toni Toharudin menegaskan pembaruan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya refleksi dan pengambilan keputusan berbasis bukti di seluruh ekosistem pendidikan.
“Rapor Pendidikan yang telah diperbarui dengan Data Capaian Mutu Layanan Pendidikan Tahun 2025 memberikan gambaran yang lebih presisi mengenai posisi capaian setiap satuan pendidikan dan daerah. Data ini harus dimanfaatkan sebagai fondasi dalam menyusun perencanaan dan prioritas intervensi yang sistematis dan berkelanjutan,” ujar Toni di Jakarta pada Kamis.
Ia menekankan Rapor Pendidikan tidak dimaksudkan sebagai alat pembanding antarsekolah, melainkan sebagai instrumen refleksi internal yang membantu satuan pendidikan mengenali kekuatan sekaligus area yang perlu diperbaiki.
Menurutnya, konsistensi pemanfaatan data dalam setiap siklus perencanaan akan mempercepat transformasi pembelajaran dan meningkatkan akuntabilitas kebijakan pendidikan di tingkat daerah.
Pada pembaharuan tahun ini, ia menyebutkan terdapat tiga indikator baru turut diperkenalkan dalam Rapor Pendidikan.
Indikator baru yang pertama ialah indikator 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari upaya penguatan karakter murid.
Kedua, pihaknya juga mengikutsertakan indikator Ketersediaan Buku Pendidikan guna memastikan kecukupan sumber belajar di satuan pendidikan.
Adapun indikator baru yang ketiga ialah Kesiapsiagaan Bencana dan Perubahan Iklim untuk memastikan kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi risiko bencana dan perubahan iklim.
Pihaknya berharap Rapor Pendidikan dapat menghadirkan potret mutu layanan pendidikan yang lebih komprehensif dan holistik karena data yang tersaji mencakup capaian hasil belajar, kualitas proses dan lingkungan belajar, serta berbagai indikator pendukung yang memengaruhi peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.