Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana alam di kawasan Cagar Budaya Kuburan Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (12/3).

Penyerahan bantuan tersebut mengawali rangkaian kunjungan kerja Menteri Kebudayaan di Sumatera Barat. Bantuan berupa perlengkapan alat salat diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Korong Rajang, Korong Baruah, Nagari Sandi Ulakan, dan Nagari Sungai Batang, serta pengurus Masjid Inyiak Deer dan Museum Perang Sintuk di Kabupaten Agam.

Fadli menyampaikan duka atas bencana yang terjadi di Padang Pariaman dan mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dalam menghadapi situasi tersebut.

“Turut berduka atas masyarakat yang terdampak. Ke depan kita harus semakin waspada menghadapi perubahan iklim yang tidak menentu serta menghadapi musibah ini dengan semangat gotong royong,” kata Fadli sebagaimana dikutip dari siaran resmi Kementerian Kebudayaan (Kemenbud).

Baca juga: Integrasi basis data talenta nasional dorong ekosistem budaya

Ia menegaskan Kementerian Kebudayaan memiliki tugas melindungi warisan budaya, baik benda maupun takbenda. Kawasan Kuburan Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang dinilai memiliki nilai historis penting bagi masyarakat Minangkabau, selain sebagai tempat ziarah juga sebagai ruang pembelajaran sejarah perkembangan Islam di Sumatera Barat.

Menurut dia, menjaga kawasan tersebut menjadi tanggung jawab bersama, baik dari sisi perawatan fisik situs maupun pelestarian nilai sejarah dan spiritual yang melekat di dalamnya.

Bupati Padang Pariaman John Kennedy Aziz mengapresiasi dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap pelestarian Surau Gadang sebagai situs bersejarah sekaligus pusat penyebaran Islam di daerah tersebut.

Ia menyebutkan terdapat 98 Cagar Budaya yang telah ditetapkan di Padang Pariaman serta 15 Warisan Budaya Takbenda. Makam Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang tercatat sebagai salah satu Cagar Budaya peringkat provinsi.

Menurut dia, pemerintah daerah masih perlu memperkuat pendataan, pelindungan, dan pelestarian objek budaya agar semakin terlindungi dan dikenal luas.

Baca juga: UI dan Kemenbud perkuat naskah RUU Permuseuman

Baca juga: BRIN gandeng Kemenbud lakukan riset peradaban dan digitalisasi bahasa

Baca juga: Kemenekraf-Kemenbud sepakat perkuat sinergi pemajuan kebudayaan

Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.