Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia meyakini Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, kemungkinan masih hidup “dalam suatu bentuk,” lapor Fox News.
“Saya pikir mungkin dia masih hidup. Saya pikir dia terluka, tetapi saya rasa dia mungkin masih hidup dalam suatu bentuk,” kata Trump dalam sebuah wawancara yang dijadwalkan tayang pada Jumat.
Pernyataan itu muncul setelah Khamenei menyampaikan pidato publik pertamanya pada Kamis (12/3) sebagai pemimpin tertinggi dan memberi sinyal bahwa Iran tidak akan mundur dalam perang dengan Amerika Serikat dan Israel.
Khamenei, yang mengambil alih kepemimpinan setelah kematian ayahnya, Ali Khamenei, belum tampil di depan publik sejak konflik meningkat. Ketidakhadirannya memicu berbagai rumor luas mengenai kondisi kesehatannya.
Trump juga menanggapi kekhawatiran terkait lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak global yang mengalami gangguan.
Ia menyarankan agar kapal-kapal yang ingin melintasi selat tersebut seharusnya 'melewati Selat Hormuz dan menunjukkan keberanian',” menurut Fox News.
“Tidak ada yang perlu ditakutkan. Mereka tidak memiliki angkatan laut dan kami telah menenggelamkan semua kapal mereka,” ujarnya seperti dikutip media Fox News.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Dino Patti Djalal desak Trump hentikan serangan ke Iran
Baca juga: Iran ancam buat Trump membayar atas agresi militer AS-Israel
Baca juga: Survei: Harga bensin melonjak, hampir separuh warga AS salahkan Trump
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.