Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Sabtu (14/3).

Prakirawan BBMKG Wilayah I, Putri Diana, di Medan, Jumat, mengatakan, pada Sabtu (14/3) pagi, secara umum cuaca di Sumatera Utara berawan dengan potensi hujan ringan di Kabupaten Batu Bara, Gunungsitoli, Langkat, Mandailing Natal, Padang Lawas, Nias Utara, Nias Selatan, serta Serdang Bedagai.

Sementara pada siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang terjadi merata di wilayah Sumatera Utara.

Hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di beberapa daerah seperti Dairi, Langkat, Mandailing Natal, Kepulauan Nias, Tapanuli Barat, dan Samosir.

Sementara itu pada malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Utara, dengan potensi hujan intensitas sedang terjadi di wilayah Deli Serdang, Langkat, dan Tapanuli Barat.

Baca juga: BMKG: Sejumlah wilayah RI berpotensi hujan lebat akibat eks-siklon

Untuk dini hari, cuaca diprakirakan berawan dengan peluang hujan ringan di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

BMKG mencatat suhu udara di wilayah Sumatera Utara berkisar antara 14 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara 78 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3 hingga 9 kilometer per jam.

"BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat terjadi di wilayah lereng barat, pegunungan, dan lereng timur Sumatera Utara karena berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor," katanya.

Baca juga: BMKG: Bali berpotensi kemarau ekstrem, lebih lama dan lebih kering

Baca juga: BMKG ingatkan nelayan waspada gelombang tinggi di perairanSumut

Pewarta: Juraidi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.