Mexico City (ANTARA) - Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez menandatangani perjanjian strategis dengan perusahaan energi Spanyol Repsol yang bertujuan untuk memperkuat dan mengembangkan sektor minyak dan gas negara Amerika Latin tersebut, kata kantor kepresidenan.
"Rodriguez mengadakan pertemuan penting dengan perwakilan perusahaan multinasional energi dan petrokimia Spanyol, Repsol, untuk menandatangani perjanjian strategis," kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan pada Kamis (12/3).
Pernyataan menambahkan bahwa perjanjian tersebut bertujuan untuk merevitalisasi industri hidrokarbon dan menarik investasi asing di sektor energi Venezuela.
Rodriguez dilaporkan sejumlah media telah mendorong investor asing untuk berinvestasi di negara tersebut dan mencatat bahwa Venezuela memberikan jaminan hukum untuk investasi.
Sebelumnya pada akhir Januari, Majelis Nasional Venezuela mengadopsi reformasi besar-besaran terhadap undang-undang perminyakan yang memperluas hak-hak perusahaan asing, memungkinkan perusahaan untuk secara independen mengelola proyek dan mengekspor serta menjual minyak bahkan berperan sebagai mitra minoritas dari PDVSA, badan usaha milik negara Venezuela.
Otoritas negara tersebut juga sedang meninjau semua kontrak minyak dan gas yang tengah berlaku.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: AS dan Venezuela sepakat jalin kembali hubungan diplomatik
Baca juga: Trump sebut Venezuela contoh skenario sempurna untuk situasi Iran
Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.