Serang (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memfasilitasi pemeriksaan medis tanpa biaya bagi para pengemudi angkutan umum sebagai langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas pada musim mudik Lebaran 2026.

Kebijakan tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat meninjau kesiapan mudik di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kementerian terkait pada Jumat.

"Langkah pertama yang kami lakukan bersama tim adalah memfasilitasi seluruh pengemudi angkutan umum dengan cek kesehatan gratis. Ini adalah amanat dari Bapak Presiden untuk menjamin mereka dalam kondisi bugar saat bertugas di jalan," jelas Menkes Budi.

Ia menerangkan bahwa insiden di jalan raya masih mendominasi isu darurat medis setiap kali periode mudik berlangsung.

Kendati demikian, berdasarkan laporan yang diterima, kata dia, terjadi tren penurunan jumlah kasus kecelakaan dalam beberapa tahun terakhir.

"Tren kecelakaan terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Jika dua tahun lalu angkanya berkisar di empat ribuan kasus, tahun kemarin sudah turun ke angka tiga ribuan. Kita harapkan tahun ini angkanya bisa ditekan lagi," paparnya.

Di samping program cek medis, Menkes juga mendorong seluruh pihak untuk mengoptimalkan layanan kesehatan darurat, khususnya di titik-titik yang masuk kategori rawan kecelakaan tinggi.

Pada lokasi-lokasi berisiko tersebut, pemerintah akan mendirikan posko kesehatan dengan peralatan yang lebih komprehensif.

Upaya ini disiapkan agar penanganan medis bagi korban kecelakaan lalu lintas dapat ditangani dengan sigap, cepat, dan terpadu.

Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.