Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR Novita Hardini menegaskan pentingnya penguatan sektor industri sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif.
Hal tersebut dikatakan Novita lantaran sektor industri memiliki peran strategis dalam menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.
"Penguatan industri nasional harus dilakukan secara terintegrasi melalui kebijakan yang berpihak pada pengembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap pelaku usaha," kata Novita berbicara dalam Dialektika Demokrasi dengan tema "Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen", yang digelar KWP bersama Biro Pemberitaan DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, seperti dikutip siaran pers resmi, Jumat.
Novita menjelaskan, sektor industri sejauh ini tidak hanya menjadi tulang punggung perekonomian saja tetapi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Oleh karena itu, dia menilai pemerintah perlu memastikan kebijakan industri berjalan konsisten, termasuk melalui dukungan regulasi, investasi, serta penguatan rantai pasok dalam negeri.
Pemerintah juga harus berkolaborasi dengan pelaku usaha, dan lembaga riset menjadi kunci untuk mendorong inovasi dan meningkatkan produktivitas industri nasional.
Dengan sinergi tersebut, kata dia, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki secara optimal.
Dengan ragam regulasi dan kebijakan pemerintah yang tepat, Novita yakin industri Indonesia dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di masa depan
Pewarta: Walda Marison
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.