Bandarlampung (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyiagakan 2.499 personel guna menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
"Personel yang kami siagakan tersebut untuk memastikan kelancaran operasional, pelayanan, serta keamanan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026," kata Executive Vice President PT KAI Divisi Regional IV Tanjungkarang Hendy Helmy, di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan, ribuan personel yang disiagakan tersebut berasal dari berbagai unsur pekerjaan yang mendukung operasional kereta api, baik di bidang pelayanan, operasional perjalanan, perawatan prasarana, hingga keselamatan perjalanan.
"Pada unsur operasional perjalanan kereta api, KAI Divre IV menyiagakan 462 pegawai train crew yang terdiri dari petugas awak sarana perkeretaapian yang bertugas langsung dalam perjalanan kereta api," katanya.
Selain itu, lanjut dia, terdapat 537 pegawai stasiun (non crew) yang bertugas memberikan pelayanan kepada pelanggan di stasiun, termasuk pelayanan informasi, operasional keberangkatan, serta pengaturan arus penumpang.
"Untuk memastikan keandalan prasarana, Divre IV Tanjungkarang juga menyiagakan 870 personel dari unit jalan rel dan jembatan (JJ) yang bertugas melakukan pemeriksaan serta perawatan jalur rel dan jembatan guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran," kata dia.
Kemudian, di bidang persinyalan dan telekomunikasi, sebanyak 103 personel dari unit sinyal, telekomunikasi, dan listrik (Sintel) turut disiagakan guna memastikan seluruh sistem persinyalan dan komunikasi perjalanan kereta api berfungsi dengan baik.
"Selain unsur operasional tersebut, kami juga memperkuat pengamanan dengan menyiagakan 63 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 13 Bintara Pembina (Babin) Polsuska, serta 251 personel security yang akan bertugas di stasiun maupun area operasional kereta api," kata dia.
Ia juga mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan di stasiun, KAI Divre IV juga menyiagakan 30 personel tenaga kesehatan untuk memberikan dukungan layanan kesehatan dan 30 petugas customer service dan loket yang disebar di beberapa stasiun guna membantu pelayanan informasi serta proses pelayanan tiket selama periode Angkutan Lebaran 2026.
"Di sisi keselamatan perjalanan kereta api, KAI Divre IV Tanjungkarang turut menambah jumlah Petugas Penjaga Jalur Lintas (PJL) ekstra di sejumlah perlintasan sebidang," kata dia.
Ia mengatakan pada Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 140 petugas PJL ekstra disiagakan di 45 lokasi perlintasan, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang menempatkan 123 petugas di 41 lokasi.
Ia mengatakan, selain melibatkan personel internal, kegiatan operasional dan pengamanan angkutan lebaran juga mendapat dukungan dari berbagai unsur eksternal, di antaranya TNI, Polri, petugas tambahan serta relawan dari Komunitas Pencinta Kereta Api Railfans (RF) Baradipat, serta mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang turut membantu memberikan informasi dan pelayanan kepada pelanggan di stasiun.
"Kesiapan ribuan personel ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memastikan layanan kereta api tetap andal selama periode Angkutan Lebaran 2026," kata dia.
Baca juga: KAI Daop 2 Bandung awasi 55 titik rawan pada mudik Lebaran 2026
Baca juga: KAI Daop 1 targetkan penumpang kereta Lebaran tahun ini naik 8 persen
Baca juga: H-8 Lebaran 2026, 45 ribu orang tinggalkan Jakarta naik kereta
Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.