Jakarta (ANTARA) - Pimpinan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) bersama BP BUMN serta Kementerian Perhubungan meninjau arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah yang menggunakan kapal KM Dobonsolo di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Monitoring Angkutan Lebaran ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aspek operasional kapal berjalan optimal, khususnya keselamatan pelayaran, kenyamanan penumpang serta kualitas pelayanan yang telah disiapkan Pelni,” kata Direktur Utama Pelni, Tri Andayani di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, pihaknya terus berupaya memastikan kelancaran Angkutan Lebaran 2026 dengan melakukan peninjauan langsung operasional kapal di Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut dia, monitoring ini menjadi wujud kolaborasi erat antara Pelni, BP BUMN dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam menjamin mudik yang aman dan nyaman bersama Pelni.

Baca juga: Pelni prediksi puncak mudik di Pelabuhan Tanjung Priok pada H-3

Ia berterima kasih kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Kemenhub telah hadir bersama kami untuk memantau langsung kesiapan KM Dobonsolo sebagai salah satu angkutan lebaran Pelni.

“Kami memastikan seluruh fasilitas keselamatan, kenyamanan dan pelayanan di seluruh armada Pelni berjalan sesuai standar tertinggi,” kata dia.

Ia menambahkan, keselamatan adalah prioritas utama dan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang sepenuh hati bagi seluruh pemudik.

Pada pelayaran ini, KM Dobonsolo mengangkut sebanyak 1.495 penumpang dari Tanjung Priok menuju Tanjung Perak.

Baca juga: Pelni prediksi jumlah penumpang naik 6 persen saat mudik Lebaran

Kapal ini merupakan salah satu kapal penumpang "3 in 1" yang dapat mengangkut penumpang, kontainer sekaligus muatan kendaraan.

“Sekali lagi kami menegaskan bahwa 'safety first' menjadi pilar utama Pelni agar setiap pemudik dapat sampai tujuan dengan selamat dan nyaman,” kata dia.

Ia mengingatkan agar penumpang selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal, menjaga kebersihan dan mengikuti arahan awak kapal selama perjalanan.

Dia mengimbau seluruh calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui saluran resmi supaya terhindar dari antrean panjang di pelabuhan. "Kami juga memastikan setiap kapal dan ABK Pelni siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,," katanya.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.