Jakarta (ANTARA) - Tim sepeda gunung (MTB) Indonesia menjadikan ajang MTB Coupe de Japon Aichi International 2026 di Aichi, Jepang, pada 14–15 Maret sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026.

Lima atlet turun dalam kejuaraan tersebut, masing-masing tiga putra yakni Zaenal Fanani, Feri Yudoyono, dan Ihza Muhammad, dan dua putri yaitu Sayu Bella Sukma Dewi dan Vara Sefti Rahmadani.

“Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik. Tahun ini jadwal pertandingan memang cukup padat, jadi kami harus pintar menjaga kondisi sekaligus memanfaatkan setiap kesempatan bertanding,” kata Fanani kepada ANTARA melalui sambungan telepon, Jumat.

Fanani menjelaskan, kejuaraan di Jepang memiliki arti penting karena menggunakan trek yang juga akan dipakai pada Asian Games 2026. Karena itu, ajang ini menjadi kesempatan bagi atlet Indonesia untuk mengenali karakter lintasan dan mengukur kemampuan melawan pembalap level dunia.

“Lintasan di sini akan dipakai untuk Asian Games, jadi ini kesempatan bagus buat kami untuk adaptasi. Selain itu, kami juga bisa melihat langsung kemampuan kami saat bersaing dengan pembalap kelas dunia,” ujarnya.

Sebelum keberangkatan ke Jepang, Federasi Sepeda Indonesia (ICF) juga memberikan pembekalan kepada para atlet pada Rabu (11/3), termasuk penyusunan strategi dan evaluasi program pertandingan sepanjang musim ini.

Menurut Fanani, pembekalan ini menjadi bagian penting selain latihan teknis karena membantu atlet lebih siap secara mental dan taktik saat menghadapi kompetisi internasional.

“Setiap akan berangkat ke kejuaraan, pembekalan seperti ini penting untuk menambah wawasan kami, terutama bagaimana menyusun strategi saat lomba,” kata dia.

Baca juga: Sayu Bella kembali bertaji di pentas MTB Asia dengan emas di India


Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Indonesia Cycling Federation (@icf_cycling)

Ia menyebut banyaknya kejuaraan internasional yang diikuti tahun ini menjadi menguntungkan atlet.

“Ini bagus untuk menambah pengalaman, terutama bagi atlet muda supaya mentalnya makin terasah dan terbiasa bersaing dengan atlet dunia,” ujarnya.

Sayu Bella Sukma Dewi antusias menghadapi persaingan di Jepang setelah mencatat hasil positif awal musim 2026.

Sayu mengawali tahun ini dengan menjuarai Thailand Mountain Bike Cup Cross-Country Olympic (XCO) pada 14 Januari dan tampil baik dalam Asian Mountain Bike Series UCC India-1 pada 26–28 Februari 2026.

Ia mengatakan kejuaraan di Jepang akan menghadirkan tantangan lebih berat karena diikuti sejumlah atlet elite dunia, namun justru menjadi momentum penting untuk meningkatkan kemampuan.

“Persaingan pasti lebih ketat karena banyak pembalap elite yang turun. Tapi ini justru jadi kesempatan bagus untuk mengukur kemampuan dan menjadi bekal menuju Asian Games,” kata Sayu.

“Saya akan berjuang semaksimal mungkin dan memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan performa serta memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Enam pesepeda Indonesia pastikan tiket Piala Dunia MTB 2026 di Korea

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.