Jakarta (ANTARA) - Pengelola Terminal Kalideres, Jakarta Barat, melakukan tes urine serta kesehatan para sopir seiring meningkatnya arus mudik Lebaran 2026 pada Jumat.
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo di Jakarta mengatakan, tes urine dan kesehatan itu digelar seiring dengan didirikannya posko kesehatan di lingkungan terminal.
Pada tes urine di posko tersebut, pihak Terminal Kalideres bekerjasama berbagai pihak, termasuk TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, Puskesmas Kecamatan hingga Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).
"Di pos kesehatan itu ada dua instansi, ada dari Puskesmas Kecamatan sama dari BNNP. Kalau untuk yang BNNP itu kegiatannya tes urine pengemudi," katanya.
Untuk Puskesmas Kecamatan melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk gula darah, kolesterol atau penyakit lainnya.
Baca juga: Jumlah penumpang mudik Terminal Kalideres Jakbar mulai meningkat
Ia menyebutkan, sudah ada 15 sopir dan kernet yang melakukan tes urine pada hari ini dan seluruhnya mendapat hasil negatif.
Situasi di Terminal Kalideres mulai menunjukkan lonjakan jumlah penumpang mudik pada Jumat sore.
Prasetyo mengatakan, hari ini puncak arus mudik mulai terjadi dengan sekitar 800 penumpang yang berangkat ke berbagai daerah.
"Kalau hari ini ada kenaikan sekitar 20 persen dari hari sebelumnya, penumpang sudah ada sekitar 800 orang," kata dia.
Baca juga: Untuk dukung pemudik berkendara listrik, PLN siapkan 673 SPKLU di DKI
Menurut dia, jumlah penumpang mudik yang meningkat menyusul kegiatan masyarakat yang selesai pada sore hari.
"Kan sore hari sudah mulai ada anak yang pulang sekolah, orang pulang kerja. Kemungkinan mereka yang Senin, Selasa, Rabu libur atau cuti, itu rata-rata berangkat di tanggal 13-14 Maret," ujarnya.
Kota Padang di Sumatera Barat (Sumbar) serta wilayah Sumatera lainnya untuk sementara menjadi tujuan favorit para pemudik di Terminal Kalideres. "Tujuan favorit hari ini kebanyakan ke arah Padang, ke arah Sumatera semua," katanya.
Pihak Terminal Kalideres akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap kelaikan bus (ramp check) pada Sabtu (14/3). "Untuk 'ramp check' dimulai besok dari jam 08.00-20.00 WIB. Target sekitar 30 armada," katanya.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.