Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menyelesaikan pembangunan 104 unit hunian tetap atau huntap yang dibangun di Desa Kuala Cangkoy, Kabupaten Aceh Utara.
Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat, dijelaskan Huntap ini dibangun untuk warga Aceh yang kehilangan rumah akibat bencana banjir dan longsor pada November 2025.
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polkam Brigadir Jenderal TNI Honi Havana mengatakan hunian yang dibangun itu bertipe 36.
Dia melanjutkan huntap tersebut telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain instalasi air bersih, listrik, kamar mandi, toilet, serta perabotan rumah tangga.

Selain rumah hunian, kawasan huntap juga dilengkapi satu unit masjid dan satu balai pertemuan warga yang diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.
Deretan hunian tetap tersebut rencananya diresmikan Menko Polkam Djamari Chaniago pada Sabtu (14/3).
Havana berharap kehadiran huntap tersebut dapat membuat hidup para korban banjir di Aceh berubah lebih baik.
Dia juga berharap kehadiran huntap ini dapat membuat warga kembali merasakan kehangatan berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga setelah melalui masa sulit akibat bencana.
Baca juga: Menteri PKP: Huntap korban bencana Sumatera dihuni sebelum Lebaran
Baca juga: Satgas PRR tinjau lokasi bencana di Agam, bahas percepatan huntap
Baca juga: Pembangunan 49 unit huntap di Aceh Barat dimulai setelah Idul Fitri
Pewarta: Walda Marison
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.