Program ini difokuskan untuk membantu pemulihan ekonomi warga pascabencana di wilayah Aceh Tamiang
Banda Aceh (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan dalam bentuk uang tunai senilai Rp2,3 miliar kepada 2.306 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
"Program ini difokuskan untuk membantu pemulihan ekonomi warga pascabencana di wilayah Aceh Tamiang," kata Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Asmawi Syam, di Aceh Tamiang, Jumat.
Program bantuan tunai tersebut mendapat dukungan pendanaan dari Disaster Response Emergency Fund (DREF) milik International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC).
Adapun bantuan tunai Rp2,3 miliar untuk 2.306 KK tersebut diberikan sebesar Rp1 juta kepada masing-masing keluarga terdampak. Proses pencairannya melalui kerja sama dengan kantor Pos Indonesia.
Baca juga: Tunggu huntap, 259 KK penyintas bencana Aceh Tamiang terima DTH
Penyaluran ini dilakukan berdasarkan hasil verifikasi PMI bersama pemerintah daerah guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Asmawi mengatakan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak pada sejumlah kecamatan dan desa serta mengganggu aktivitas dan mata pencaharian masyarakat.
"Bencana ini tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah dan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan sejak awal bencana PMI Pusat bersama PMI Provinsi Aceh dan PMI Aceh Tamiang, serta dukungan mitra Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, terus bergerak memberikan berbagai layanan kemanusiaan di lokasi terdampak.
Baca juga: 50 pegiat ekraf Aceh Tamiang terima bantuan dari Kemenekraf dan BSI
"Layanan yang diberikan PMI antara lain distribusi bantuan darurat, pelayanan kesehatan, penyediaan air bersih, hingga kegiatan pembersihan lingkungan yang melibatkan relawan dan masyarakat," katanya.
Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, memperbaiki kebutuhan rumah tangga, serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Mewakili PMI, ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang, PT Pos Indonesia, relawan PMI, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan tersebut.
"PMI berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam misi kemanusiaan," kata Asmawi Syam.
Baca juga: BNPB: Sisa 2.418 unit huntara penyintas bencana di Aceh Tamiang
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.