Tangerang (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang, Banten membuka gerai pembayaran zakat di Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu strategi meningkatkan jumlah perolehan selama bulan Ramadhan.

Ketua BAZNAS Kota Tangerang Aslie Elhusyairy di Tangerang, Sabtu, mengatakan selain bandara pihaknya juga membuka gerai layanan zakat di pusat belanja, terminal, masjid, hingga kantor kecamatan.

"Saat ini ada tujuh lokasi gerai ditambah 13 kantor kecamatan yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menunaikan zakatnya," katanya.

Selain di Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, gerai dimaksud juga berlokasi di Indo Grosir Cikokol dan Terminal Poris Plawad.

Lalu Lobby Al-Firdaus Puspem Kota Tangerang, Mal Pelayanan Publik Kota Tangerang, Kantor Dinas Dukcapil Kota Tangerang, Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang, dan semua kantor kecamatan di Kota Tangerang.

Dia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kanal pengumpulan zakat yang telah disediakan BAZNAS Kota Tangerang, baik melalui aplikasi maupun di gerai yang tersebar di pusat keramaian publik.

Aslie Elhusyairy berharap perolehan zakat yang terkumpul dapat didistribusikan untuk membantu pemberdayaan kelompok masyarakat yang membutuhkan seperti fakir miskin, anak yatim dan piatu, serta dhuafa.

Perlu diketahui Baznas Kota Tangerang menargetkan perolehan Rp6,9 miliar dari pembayaran zakat selama Ramadhan yang bersumber dari zakat mal, infak dan dana Corporate Social Responbility (CSR).

Sementara itu khusus zakat fitrah ditargetkan dapat mengumpulkan sekitar Rp5 miliar selama bulan Ramadhan. Sehingga jika digabung dengan zakat lain bisa mencapai Rp11 miliar lebih.

“Kami berharap capaian perolehan zakat tahun ini bisa melampaui target seperti pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.