Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan siap melayani mudik pada Angkutan Lebaran 2026.
"Dalam rangka mempersiapkan dan memastikan sarana prasarana di Pelabuhan Bakauheni selama Angkutan Lebaran memenuhi kriteria, maka beberapa waktu lalu sudah dilakukan pemeriksaan Standar Pelayanan Minimal pelabuhan," ujar Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan pemeriksaan Standar Pelayanan Minimal di Pelabuhan Bakauheni dilakukan di dua dermaga yakni dermaga eksekutif serta dermaga reguler.
"Untuk dermaga eksekutif mendapatkan penilaian 95,89 atau dalam kategori sangat baik, sedangkan untuk dermaga reguler mendapatkan penilaian 86,65 atau dalam kategori baik," katanya.
Dia menjelaskan dengan penilaian Standar Pelayanan Minimal tersebut, maka dari segi sarana prasarana Pelabuhan Bakauheni sudah siap untuk melayani penyeberangan Angkutan Lebaran 2026.
"Untuk kesiapan di Pelabuhan Bakauheni total ada 31 orang sumber daya manusia yang siap melayani. Kemudian kapasitas angkut per hari pada pola normal ada 22.164 unit kendaraan dengan pola operasi normal empat kapal atau dermaga," ucap dia.
Ia melanjutkan telah dibuat juga pola operasi padat, sangat padat untuk memastikan pelayanan di Pelabuhan Bakauheni saat Angkutan Lebaran 2026 dapat terlaksana dengan baik.
"Jadi kami pun juga telah melaksanakan zonasi di Pelabuhan Bakauheni dengan tujuan agar memastikan pergerakan penumpang lebih optimal. Sehingga kendaraan akan mengalir penumpang pejalan kaki pun tidak ada penumpukan saat menuju kapal," tambahnya.
Baca juga: ASDP siapkan kantong parkir atasi penumpukan di Pelabuhan Bakauheni
Baca juga: ASDP Bakauheni siapkan 57 kapal pada mudik Lebaran 2026
Baca juga: Aktivitas pemudik Lebaran 2026 mulai terlihat di Pelabuhan Bakauheni
Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.