Istanbul (ANTARA) - Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright pada Minggu (15/3) mengatakan perang melawan Iran akan berakhir dalam beberapa pekan.

Pernyataan itu memberikan perkiraan waktu paling pasti dari pemerintah AS sejak serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.

"Konflik ini akan berakhir dalam beberapa minggu ke depan," kata Wright kepada ABC News, seraya menambahkan bahwa konflik itu "bisa lebih cepat dari itu."

Wright mengatakan warga AS akan terus merasakan dampak kenaikan harga bensin selama beberapa pekan lagi. Namun, kondisi diperkirakan akan membaik setelah konflik berakhir, meski dia mengatakan "tidak ada jaminan sama sekali dalam perang."

Dia menggambarkan gangguan jangka pendek tersebut sebagai risiko yang harus dihadapi.

Pernyataan Wright muncul ketika serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari telah menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran membalas serangan dengan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Trump sebut "banyak negara" akan kirim kapal perang ke Selat Hormuz
Baca juga: Trump ancam serang fasilitas minyak Iran jika selat Hormuz ditutup

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.