Produksi kilang sendiri kita sudah pada posisi maksimal. Jadi kita operasikan kilang itu pada posisi maksimal produksi konteksnya quantity,
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan kilang-kilang minyak beroperasi dalam posisi maksimal untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
"Produksi kilang sendiri kita sudah pada posisi maksimal. Jadi kita operasikan kilang itu pada posisi maksimal produksi konteksnya quantity," ujar Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra di Rest Area Km 57, Cikampek, Jawa Barat, Senin.
Menurut dia, bagaimana kilang ini menghasilkan kuantitas sebanyak-banyaknya saat ini. Pertamina Patra Niaga tidak lagi berorientasi pada optimasi profit kilang, saat ini tidak demikian. Karena kebutuhan meningkat, Pertamina Patra Niaga melihat bahwa ketersediaan (availability) produk itu lebih penting daripada profitability.
"Karena tugas kami itu memastikan availability, accessibility, acceptability, dan juga affordability. Jadi kami mengutamakan availability sehingga kilang modenya adalah mode maksimalkan kuantitas produksi. Saat ini berproduksi kurang lebih 1,1 juta barel," katanya.
Baca juga: Menko Polkam tinjau kilang di Balikpapan pastikan ketersediaan BBM
Kilang-kilang Pertamina Patra Niaga terus berproduksi untuk men-top up apabila nanti ada penjualan, sehingga ini adalah siklus dari rantai pasok Pertamina Patra Niaga.
"Dan sejauh ini tadi sudah kami sampaikan mode kilang kita setting adalah mode maksimal quantity. Jadi maksimal produksi dalam konteks memaksimalkan keluaran volumenya. Dengan konteks perubahan mode ini mudah-mudahan ini bisa melakukan atau menjaga ketersediaan stok kita selalu pada level aman," kata Mars Ega Legowo Putra.
Pertamina Patra Niaga terus memonitor bagaimana mendistribusikan sampai ke titik-titik SPBU. Karena terkadang terdapat daerah-daerah yang macet, yang mungkin ada kendala karena misalnya kendala cuaca, kendala bencana alam, atau kendala kerusakan-kerusakan secara fasilitas.
"Kalau dari sisi produksi produknya Alhamdulillah saat ini kilang kami ada di Dumai, Plaju, Balongan, Cilacap, Balikpapan, dan juga Sorong beroperasi secara maksimal," ujar Mars Ega Legowo Putra.
Baca juga: Pertamina pastikan pasokan avtur penuhi kebutuhan arus mudik dan balik
Sebagai informasi, PT Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan jalur distribusi bahan bakar minyak (BBM) mulai dari armada kapal laut hingga jaringan SPBU menjelang Lebaran 2026.
Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto menjelaskan bahwa transportasi laut sangat berperan penting dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan.
"Saat ini yang dioperasikan oleh subholding downstream tidak kurang dari 345 unit kapal dan bisa terus bertambah sesuai kebutuhan, baik untuk mengangkut minyak mentah, produk BBM, maupun LPG. Sekitar 60 persen distribusi LPG di Jawa Tengah di-support oleh kapal-kapal seperti ini," jelasnya.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga pastikan BBM dan LPG aman di Ramadhan - Lebaran
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.