Beijing (ANTARA) - Data Badan Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China pada Senin (16/3) menyebutkan bahwa pasar tenaga kerja negara itu secara umum tetap stabil, dengan tingkat pengangguran perkotaan tersurvei terjaga stabil di angka 5,3 persen pada bulan Januari dan Februari 2026.
NBS mengatakan bahwa pada Februari, tingkat pengangguran perkotaan tersurvei tercatat 5,3 persen, 0,1 poin persentase lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.
"Karena periode liburan Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek, tingkat tersebut tercatat lebih tinggi pada Januari dan Februari dibandingkan Desember 2025, sementara rata-rata dua bulan tersebut tidak berubah secara tahunan (year-on-year), mengindikasikan sektor ketenagakerjaan stabil," kata juru bicara NBS Fu Linghui dalam sebuah konferensi pers.
"Sejumlah indikator ekonomi utama mencatatkan peningkatan yang signifikan dalam dua bulan pertama, menandakan awal yang positif bagi perekonomian nasional tahun ini," ujar Fu.
China telah menetapkan target tingkat pengangguran perkotaan tersurvei berada di kisaran 5,5 persen pada 2026 dan berupaya menciptakan lebih dari 12 juta lapangan kerja baru di perkotaan pada tahun yang sama.
Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.