Melalui program Mudik Gratis ini, kami ingin membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,
Jakarta (ANTARA) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberangkatkan 200 pemudik gratis menuju Purwokerto, Jawa Tengah, dalam program Mudik Gratis Bersama Pelindo Group 2026 guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.
"Ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertujuan membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman," kata Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Dia menyampaikan, dalam program tersebut pihaknya menyediakan empat unit bus dengan rute Jakarta-Purwokerto (pergi-pulang/PP) yang diperuntukkan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Keberangkatan peserta mudik dilakukan melalui kegiatan flag off yang digelar oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di Buffer Area Tanjung Priok, Jakarta, pada Senin (16/3), serentak dilaksanakan dengan Pelindo Group.
Indra mengatakan, program mudik gratis menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus bagian dari implementasi program TJSL yang secara konsisten dijalankan perusahaan.
“Melalui program Mudik Gratis ini, kami ingin membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman," ujarnya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Program Mudik Gratis Bersama Pelindo Group tahun ini mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan.”
Melalui partisipasi dalam program ini, PTP Nonpetikemas berharap dapat terus berkontribusi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kelancaran tradisi mudik yang menjadi bagian penting dari perayaan Idul Fitri di Indonesia.
Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen Pelindo Group melalui program TJSL untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode arus mudik Lebaran.
Menurutnya antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis Pelindo Group terus meningkat, pada tahun 2026 jumlah peserta meningkat menjadi 7.570 orang, dari pada tahun 2025 program ini memberangkatkan 7.198 peserta, dengan berbagai tujuan di sejumlah wilayah di Indonesia.
Selain menyediakan fasilitas transportasi, pihaknya juga menghadirkan berbagai hiburan di area keberangkatan, termasuk zona ramah anak serta penampilan cosplay dan badut.
"Ini untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan menyenangkan bagi para peserta sebelum memulai perjalanan menuju kampung halaman," katanya.
Trianto, salah seorang peserta Mudik Bersama Pelindo 2026 tujuan Purwokerto, mengaku senang dapat mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pelindo.
Ia mengatakan, awalnya dirinya tidak mendapatkan tiket untuk mengikuti program tersebut. Namun pada akhirnya ia berkesempatan bergabung dan dapat pulang ke kampung halaman melalui layanan mudik gratis.
Baca juga: Pelindo Multi Terminal Dukung Mudik Aman dan Selamat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026
Trianto juga menyampaikan apresiasi kepada PT Pelabuhan Tanjung Priok Nonpetikemas dan Pelindo yang telah menyediakan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang berangkat dari wilayah Jakarta.
Menurutnya, program mudik gratis tersebut sangat membantu masyarakat. Ia berharap ke depan layanan serupa dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi pelayanan maupun koordinasi seluruh pihak yang terlibat.
“Ini pertama kalinya saya ikut program mudik gratis dari Pelindo. Awalnya sebenarnya kami tidak mendapatkan tiket, tapi Alhamdulillah akhirnya bisa ikut program ini dan tentu saja sangat senang," kata Trianto.
Baca juga: Wamenhub tekankan kualitas layanan publik pada angkutan lebaran 2026
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.