Sudah 277 petugas yang dilakukan skrining kesehatan di Gambir ini, baik itu masinis, pramugara, petugas teknis mesin, dan sebagainya

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyatakan sebanyak 121 petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, layak dari segi kesehatan untuk melayani penumpang selama arus mudik Lebaran 2026.

"Sudah 277 petugas yang dilakukan skrining kesehatan di Gambir ini, baik itu masinis, pramugara, petugas teknis mesin, dan sebagainya. Dari 277 yang dilakukan skrining tersebut, ada 121 yang layak dan bagus kesehatannya, sedangkan 133 harus dengan pemantauan," kata Wamenkes Dante saat meninjau posko layanan kesehatan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa.

Wamenkes menambahkan masih ada 19 petugas yang tidak layak untuk bekerja karena faktor kesehatannya, sedangkan empat petugas lain masih menunggu hasil skrining.

Baca juga: H-4 Lebaran, 17 ribu penumpang berangkat dari Stasiun Gambir

Wamenkes Dante mengemukakan Stasiun Gambir juga melayani Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Gambir. Penumpang cukup menunjukkan kartu identitas atau KTP dan akan langsung dilayani oleh petugas.

"Bisa cek gula darah, tekanan darah, sambil menunggu keberangkatan bisa dicek untuk memastikan kesehatan yang mau mudik, supaya lebih aman dan nyaman," tutur Wamenkes.

Wamenkes Dante menyampaikan Kemenkes melalui posko-posko kesehatan yang tersedia selama arus mudik maupun balik Lebaran 2026 juga menyediakan obat-obatan untuk penyakit-penyakit, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi).

Baca juga: Kemendikdasmen bagikan buku gratis kepada pemudik di Stasiun Gambir

"Kalau sudah dicek di CKG dan tekanan darahnya tinggi misalnya, bisa langsung ke posko kesehatan untuk diberikan obat," ucap Wamenkes Dante.

Hingga hari ini, Selasa (17/3), Wamenkes menyebutkan jumlah pemudik yang berangkat dari Jakarta dan dilayani oleh PT KAI ada sekitar 680 ribu orang, dengan jumlah pemudik dari Stasiun Gambir sebanyak 63 ribu.

"Yang dilayani oleh PT KAI sekitar 680 ribu (orang) dan di Stasiun Gambir sendiri 63 ribu, bayangkan kalau ada yang sakit dan terkendala, tentu jadi masalah," kata Wamenkes Dante Saksono.

Baca juga: Menunggu kereta lebih nyaman dengan coworking space di Stasiun Gambir

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.