Tripoli (ANTARA) - Perusahaan minyak Libya, National Oil Corporation (NOC), Senin (16/3), mengumumkan penemuan dua cadangan gas signifikan dengan perkiraan volume sekitar 28,32 miliar meter kubik di perairan lepas pantai di bagian barat laut negaranya.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mitra asingnya, Eni North Africa, mengonfirmasi cadangan gas tersebut setelah merampungkan pengeboran eksplorasi di dua sumur di struktur geologi lepas pantai yang berdekatan, sekitar 16 kilometer di sebelah selatan ladang gas Bahr Essalam, salah satu sumber gas alam utama Libya.

NOC menambahkan, pihaknya sedang menyusun rencana pengembangan darurat untuk menghubungkan kedua sumur baru tersebut ke platform lepas pantai Bahr Essalam, dengan kedua penemuan tersebut akan menyumbang sekitar 3,68 juta meter kubik gas per hari.

Menurut Eni, gas yang diproduksi akan disalurkan ke pasar domestik Libya dan diekspor ke Italia.

Ekspor minyak dan gas (migas) merupakan sumber pendapatan utama Libya, meskipun sektor ini menghadapi berbagai hambatan dalam beberapa tahun terakhir akibat konflik domestik dan ketidakstabilan politik.


Pewarta: Xinhua
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.