Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyerukan agar gerbang Masjid Al-Aqsa segera dibuka untuk memberikan hak kepada umat Muslim Palestina beribadah dan merayakan Idul Fitri.

'Malaysia menyerukan agar gerbang Al-Aqsa segera dibuka secepatnya. Penutupan Al-Aqsa yang terus berlanjut tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional," kata Anwar dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Selasa.

Dia menyampaikan saat umat Muslim di seluruh dunia bersiap merayakan Idul Fitri, pasukan pendudukan Israel tetap menutup gerbang Masjid Al-Aqsa.

Umat Muslim ditolak haknya untuk beribadah di situs suci ketiga dalam Islam, hingga hari-hari terakhir Ramadhan dan menyambut Idul Fitri.

"Tindakan Israel tidak memiliki dasar yang sah, baik dalam hukum, moralitas, maupun dalam konsep martabat manusia yang tulus," tegas Anwar Ibrahim.

Keberlanjutan penutupan gerbang Masjid Al-Aqsa, kata Anwar, mencerminkan tingkat impunitas yang semakin meningkat seiring waktu.

Malaysia menyerukan kepada setiap pihak yang memiliki pengaruh nyata dalam hal ini, untuk lebih dari sekadar menyampaikan pernyataan melainkan juga memberikan tekanan nyata guna memastikan pembukaan Masjid segera.

Lebih jauh dia menyampaikan dalam kondisi sulit ini, iman, kesabaran, dan keteguhan umat Muslim Palestina terlihat.

Anwar menyampaikan rakyat Malaysia akan terus bersuara dan bertindak semampunya untuk memperjuangkan hak Muslim Palestina.

Baca juga: Kota Tua Yerusalem jadi barak militer, Shalat Tarawih digelar di jalan

Baca juga: Zionis Israel sudah 16 hari tutup Masjid al-Aqsa

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.