Cirebon (ANTARA) - Arus lalu lintas di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Jawa Barat, terpantau terus mengalami peningkatan dengan total akumulasi kendaraan yang melintas mencapai sekitar 378 ribu unit hingga H-5 Lebaran 2026.

“Kisaran akumulasi kendaraan yang melintas di Tol Cipali hingga H-5 Lebaran sekitar 378 ribu,” kata Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo dalam keterangannya di Cirebon, Selasa.

Ia menyebutkan akumulasi angka tersebut merupakan hasil pendataan volume lalu lintas, sejak 13 hingga 16 Maret 2026.

Menurut dia, khusus pada H-5 Lebaran tercatat sekitar 99 ribu kendaraan melintas di ruas Tol Cipali dan jumlah tersebut lebih tinggi 69 persen dibandingkan lalu lintas harian normal.

“Namun, menurun sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran tahun lalu,” katanya.

Ia mengemukakan peningkatan arus kendaraan masih terus terjadi pada Selasa (17/3), terutama seiring dengan penerapan rekayasa lalu lintas satu arah (one way).

Pihaknya mencatat berdasarkan data hingga pukul 19.00 WIB, arus lalu lintas di ruas Tol Cipali terpantau ramai lancar meskipun volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan.

Ia menyebutkan, sekitar 56 ribu kendaraan melintasi Gerbang Tol Cikopo dari arah Jakarta menuju Cirebon.

“Volume tersebut meningkat sekitar 40,2 persen dibandingkan periode waktu yang sama pada hari sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Ardam menyampailan kondisi rest area di sepanjang ruas Tol Cipali dilaporkan ramai oleh pengunjung, meskipun kapasitas parkir masih tersedia.

Pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk membatasi waktu istirahat maksimal 30 menit, agar fasilitas rest area dapat digunakan secara bergantian.

“Pengguna jalan juga disarankan memanfaatkan fasilitas di luar jalan tol serta tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat demi menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas,” ujar dia.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.