Ingolstadt, Jerman (ANTARA News) -  Produsen mobil asal Jerman, Audi, mengumumkan penurunan keuntungan sebesar 6 persen pada 2015 akibat skandal emisi diesel dan penarikan kendaraan untuk reparasi (recall) karena masalah kantong udara Takata.

Penurunan profit Audi menyusul anjloknya keuntungan induk perusahaan Audi, Volkswagen, menjadi 4,84 miliar euro dari 5,15 euro pada tahun sebelumnya.

Laba operasi Volkswagen yang tersandung skandal emisi diesel juga menyusut dari 9,6 persen menjadi 8,3 persen.

Pada tahun 2016, Audi tentunya ingin menggenjot penjualan mobil atau memperoleh pendapatan secara moderat dengan cara mengeluarkan model baru.

Salah satunya produk baru Audi adalah crossover Q2 yang diluncurkan pada Jenewa Motor Show, Swiss, Rabu kemarin.

Di sisi lain, Audi menunda rilis finansial 2015 karena masih berupaya untuk memposisikan harga di tengah skandal emisi yang menimpa Volkswagen, demikian Reuters.
Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2016