Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Kota Administrasi Jakarta Timur memastikan para pengemudi bus yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Jakarta Timur hingga 2 hari menjelang Idul Fitri 2026 dinyatakan lolos tes urine dan layak bertugas.
Staf Pelayanan Kesehatan Sudinkes Jakarta Timur Ario Akbar menyatakan hasil pemeriksaan urine hingga saat ini menunjukkan seluruh pengemudi dalam kondisi layak mengemudi.
"Sejauh ini (18 Maret) semua pengemudi masih layak, namun biasanya dengan catatan dokter, karena biasanya dari mereka ada riwayat hipertensi, sehingga harus tetap dikontrol," katanya saat diwawancarai ANTARA di ruang tunggu keberangkatan TTPG, Rabu.
Baca juga: Pengelola Terminal Kalideres lakukan tes urine kepada para supir bus
Ario membeberkan tes urine merupakan permintaan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba pada pengemudi bus.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjamin keselamatan dalam arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Aktivitas cek kesehatan itu, lanjut dia, melibatkan tim medis dari puskesmas dan rumah sakit yang disiagakan di pos pelayanan kesehatan terminal.
Dia menambahkan pelayanan kesehatan itu berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur dan dilakukan sejak 13 Maret serta berlanjut hingga 30 Maret.
Layanan tersebut mencakup pemeriksaan gula darah, tekanan darah, dan kolesterol secara gratis.
Selain pengemudi, calon penumpang juga bisa memeriksakan diri secara gratis. Sebab, layanan itu juga menyasar para pemudik.
Baca juga: BNN tes urine supir bus dan pemudik di Terminal Mengwi Bali
Baca juga: 50 sopir angkutan umum mendadak dites urine
Ia mengatakan lebih dari 20 orang telah memanfaatkan layanan kesehatan hari ini dan rata-rata sekitar 50 orang per hari sejak dibuka. Jumlah itu terdiri atas pengemudi dan calon penumpang.
Dia mengimbau agar para supir dan pemudik tidak perlu ragu untuk memeriksakan diri. Sebab, pencegahan dan deteksi penyakit sejak dini merupakan langkah yang tepat.

Salah seorang pengemudi dari perusahaan otobus (PO) Sinar Jaya, Triyono menyatakan antusias dengan adanya pemeriksaan gratis tersebut.
"Menurut saya bagus, karena membantu kami para supir plus dikasih obat juga," ujarnya setelah melakukan pemeriksaan, serta bersiap untuk membawa penumpang menuju Kota Surabaya, Jawa Timur.
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.